Rezim Suriah klaim menangkan perang
Minggu, 01 Desember 2013 - 18:44 WIB
Rezim Suriah klaim menangkan perang
A
A
A
Sindonews.com - Pedana Menteri Suriah, Wael Halki, mengatakan, pasukan tentara Suriah telah memenangkan perang melawan pemberontak dan tidak akan beristirahat saat para pemberontak terus melakukan perlawanan. Demikian diungkapkan Halki saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Iran, Sabtu (1/12/2013).
"Masa penuh ancaman dan intimidasi telah berlalu dan tidak akan pernah kembali. Sementara masa penuh kemenangan dan kebanggaan akan segera terwujud di Suriah," ungkap Halki seperti dilansir Reuters.
Halki mengatakan, selama dua tahun lebih melakukan perlawan terhadap pemberontak, Iran telah memberikan bantuan ekonomi dan militer kepada rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.
"Pemerintah Suriah tidak akan mengizinkan satupun teroris berada di wilayah Suriah," ungkap Halki saat bertemu dengan wakil Presiden Pertama Iran, Eshaq Jahangiri, seperti dilansir SANA, kantor berita Suriah. "Iran dan Suriah berada di dalam parit yang sama dan akan mendukung setiap tidak agresi yang menentang Damaskus," jawab Jahangiri.
Dalam pertemuan itu, keduanya juga membahas pengaktifan kembali kredit miliaran dolar dari Iran ke Damaskus dan mengaktifkan kembali perusahaan-perusahaan Iran untuk membangkitkan kembali perekonomian Suriah yang terpuruk akibat perang, serta mempercepat penawaran untuk pembelian minyak, peralatan medis dan makanan.
"Masa penuh ancaman dan intimidasi telah berlalu dan tidak akan pernah kembali. Sementara masa penuh kemenangan dan kebanggaan akan segera terwujud di Suriah," ungkap Halki seperti dilansir Reuters.
Halki mengatakan, selama dua tahun lebih melakukan perlawan terhadap pemberontak, Iran telah memberikan bantuan ekonomi dan militer kepada rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.
"Pemerintah Suriah tidak akan mengizinkan satupun teroris berada di wilayah Suriah," ungkap Halki saat bertemu dengan wakil Presiden Pertama Iran, Eshaq Jahangiri, seperti dilansir SANA, kantor berita Suriah. "Iran dan Suriah berada di dalam parit yang sama dan akan mendukung setiap tidak agresi yang menentang Damaskus," jawab Jahangiri.
Dalam pertemuan itu, keduanya juga membahas pengaktifan kembali kredit miliaran dolar dari Iran ke Damaskus dan mengaktifkan kembali perusahaan-perusahaan Iran untuk membangkitkan kembali perekonomian Suriah yang terpuruk akibat perang, serta mempercepat penawaran untuk pembelian minyak, peralatan medis dan makanan.
(esn)