AS sediakan USD25 juta untuk para pengungsi di Myanmar
Selasa, 19 November 2013 - 23:26 WIB
AS sediakan USD25 juta untuk para pengungsi di Myanmar
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan memberikan total USD25 juta dalam bentuk bantuan baru untuk mengatasi situasi kemanusiaan yang mengerikan, yang dihadapi oleh masyarakat pengungsi Myanmar di negara bagian Rakhine dan Kachin.
Seperti dinyatakan oleh Kedutaan Besar AS di Myanmar, Selasa (19/11/2013), bantuan juga akan mencakup wilayah tenggara Myanmar, yakni di negara bagian Shan, Karen, dan Mon Kayah.
"Bantuan ini adalah respon keadaan darurat kemanusiaan yang sedang berlangsung di Rakhine dan Kachin, dan pemindahan lama di kawasan Asia Tenggara," sebut pernyataan Kedubes AS di Myanmar, seperti dikutip dari Xinhua.
“Pemerintah AS berjanji untuk bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat setempat, untuk terus memenuhi kebutuhan hidup dan mencapai solusi jangka panjang untuk negara,” tambah pernyataan itu.
Menurut laporan sebelumnya, US Agency for International Development (USAID) telah mengucurkan bantuan darurat senilai USD7,28 kepada korban kekerasan di negara bagian Rakhine pada Januari tahun ini.
Konflik antar komunal di negara bagian Rakhine berkobar pada Juni 2012 dan muncul lagi pada Oktober tahun ini. Konflik ini menyebabkan 100 ribu orang mengungsi dan menghilangkan banyak nyawa, menghancurkan rumah, dan bentuk-bentuk kerugian lainnya.
Seperti dinyatakan oleh Kedutaan Besar AS di Myanmar, Selasa (19/11/2013), bantuan juga akan mencakup wilayah tenggara Myanmar, yakni di negara bagian Shan, Karen, dan Mon Kayah.
"Bantuan ini adalah respon keadaan darurat kemanusiaan yang sedang berlangsung di Rakhine dan Kachin, dan pemindahan lama di kawasan Asia Tenggara," sebut pernyataan Kedubes AS di Myanmar, seperti dikutip dari Xinhua.
“Pemerintah AS berjanji untuk bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat setempat, untuk terus memenuhi kebutuhan hidup dan mencapai solusi jangka panjang untuk negara,” tambah pernyataan itu.
Menurut laporan sebelumnya, US Agency for International Development (USAID) telah mengucurkan bantuan darurat senilai USD7,28 kepada korban kekerasan di negara bagian Rakhine pada Januari tahun ini.
Konflik antar komunal di negara bagian Rakhine berkobar pada Juni 2012 dan muncul lagi pada Oktober tahun ini. Konflik ini menyebabkan 100 ribu orang mengungsi dan menghilangkan banyak nyawa, menghancurkan rumah, dan bentuk-bentuk kerugian lainnya.
(esn)