Sekitar 600 orang Arab Saudi berjuang di Suriah

Sabtu, 16 November 2013 - 20:16 WIB
Sekitar 600 orang Arab...
Sekitar 600 orang Arab Saudi berjuang di Suriah
A A A
Sindonews.com - Faris Bin Hizam, seorang pakar gerakan Islam Arab Saudi mengatakan, sekitar 600 warga Arab Saudi telah bergabung dengan kelompok al-Qaeda untuk bertempur melawan tentara rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad. Pengakuan tersebut disampaikan dalam program mingguan "Death making" yang ditayangkan, Al Arabiya, stasiun berita Arab pada Jumat (16/11/2013) kemarin.

"Banyak orang Arab Saudi berjuang dan bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak (ISIL) dan front al-Nusra. Tapi, jumlah pejuang Arab Saudi hanya sebagian kecil dibanding jumlah pejuang lain yang ikut bertepur di Suriah," tutur Hizam.

Hizam mengungkapkan, tidak seperti di Irak dan Afghanistan, di sana keberadaan kekuatan al-Qaeda cukup kuat, peningkatan kesadaran warga Arab Saudi untuk hadir di Suriah terkait lemahnya keberadaan kekuatan mereka disana dan para pejuang di Suriah tidak hanya membutuhkan dana bantuan. Hizam mencatat bahwa keputusan Arab Saudi untuk melakukan pengetatan keamanan dapat membendung keberadaan al-Qaeda, sesuatu yang gagal dilakukan oleh pemerintah Libya dan Tunisia.

"Tidak ada warga Arab Saudi di antara 10 komandan al-Qaeda di Suriah. Warga Arab Saudi bergabung dengan kelompok teroris untuk ambil bagian dalam aksi bom bunuh diri dan operasi sipil," ungkap Hizam.

"Al-Qaeda sendiri cenderung memperkuat keanggotaan mereka dari warga Arab Saudi di Suriah, Pakistan, Yaman dan Iraq untuk menarik lebih banyak relawan dan bantuan keuangan dari para donor," terang Hizam.

Seolah menguatkan ungkapan Hizam, program mingguan "Death making" juga menayangkan foto Saleh al - Qarawi, orang paling dicari dalam daftar 85 teroris yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri Saudi pada tahun 2009 lalu. Dalam foto tersebut, Qarawi tampaknya telah kehilangan mata, tangan kanan dan kakinya.

Menurut Hizam, Qarawi menderita cedera berkelanjutan bulan lalu. Dia kemudian menyerah dan sekarang berada di Arab Saudi untuk menjalani pengobatan. Qarawi menjabat sebagai pemimpin senior dan operasional untuk Brigade Abdullah Azzam (AAB) , sebuah organisasi militan Lebanon dan juga beroperasi di Iran dan Afghanistan.
(esn)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Arab Saudi Segera Buka...
Arab Saudi Segera Buka Toko Alkohol Pertama
Pangeran Badr bin Abdul...
Pangeran Badr bin Abdul Mohsin yang Memajukan Tradisi dan Budaya Saudi Meninggal pada Usia 75 Tahun
Anak Muda Saudi Ini...
Anak Muda Saudi Ini Ubah Gurun Pasir Jadi Ladang Pertanian yang Menarik Wisatawan Asing
3 Alasan PM Netanyahu...
3 Alasan PM Netanyahu Meminta Raja Salman Mendirikan Negara Palestina di Arab Saudi
Arab Saudi Bertambah...
Arab Saudi Bertambah Kaya Raya, Ternyata Ini 3 Penyebabnya
Berita Terkini
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
10 menit yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
1 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
2 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
2 jam yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
3 jam yang lalu
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved