Bantu operasi bantuan di Filipina, AS sebarkan 1.000 Marinir

Jum'at, 15 November 2013 - 16:35 WIB
Bantu operasi bantuan...
Bantu operasi bantuan di Filipina, AS sebarkan 1.000 Marinir
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah mengerahkan 1.000 marinir untuk mendukung operasi bantuan darurat di Filipina pasca dilanda super topan Haiyan, Kamis (15/11/2013). Demikian diungkapkan Angkatan Laut (AL) AS dalam sebuah pernyataan.

"Sekitar 900 tentara AL AS diangkut dua kapal amfibi, yakni USS Germantown dan USS Ashland. Mereka akan berada di Filipina selama enam hari," ungkap isi pernyataan AL AS.

"100 orang marinir lainnya dari unit yang sama akan tiba dengan menggunakan pesawat," lanjut isi pernyataan tersebut. Setibanya di FIlipina, para marinir akan membantu pembersihan jalan dan distribusi barang bantuan kebutuan korban bencana topan. Distribusi akan dilakukan dengan mengunakan kapal dan pesawat udara, kendaraan amfibi penyerangan dan perahu kecil.

Selain membawa ratusan marinir, kapal tersebut juga membawa sejumlah mesin alat berat, truk pembuangan, kendaraan serbu yang dapat beroperasi di darat dan air, generator dan tangki air portabel. Dalam beberapa hari mendatang, AS juga akan mengirimkan delapan pesawat MV 22 Osprey, dua kali lipat jumlah Osprey yang tersedia di lapangan.

Pengguman tersebut datang setelah Pemerintah AS memutuskan untuk mengirim 5.000 pelaut di dalam kapal induk bertenaga nuklir, USS George Washington yang berbasis di Yokosuka, dekat Tokyo, Jepang untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi para korban topan Haiyan di Filipina.
(esn)
Berita Terkait
Negara-negara Asia Tenggara...
Negara-negara Asia Tenggara Sekutu Amerika Serikat
Media Amerika Serikat:...
Media Amerika Serikat: Vietnam Berisiko Gagal, Timnas Indonesia Punya Tugas Mudah
Melunak, Filipina Cabut...
Melunak, Filipina Cabut Ancaman Akhiri Pakta Militer dengan AS
Menhan Filipina Mengaku...
Menhan Filipina Mengaku Didesak China Hentikan Tinjauan Pakta Pertahanan dengan AS
AS-Filipina Gelar Pertemuan...
AS-Filipina Gelar Pertemuan Soal Perjanjian Pertahanan, China Waspada
Duterte Gantung Nasib...
Duterte 'Gantung' Nasib Perjanjian Kunjungan Pasukan AS
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
2 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
3 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
4 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
5 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
6 jam yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
7 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved