Ethiopia pulangkan semua pekerja ilegal di Arab Saudi

Sabtu, 09 November 2013 - 20:50 WIB
Ethiopia pulangkan semua...
Ethiopia pulangkan semua pekerja ilegal di Arab Saudi
A A A
Sindonews.com - Pejabat Ethiopia mengatakan, Pemerintah memutuskan untuk memulangkan warganya yang tinggal di Arab Saudi secara ilegal, setelah muncul laporan bahwa ada warga Ethiopia tewas dibunuh oleh polisi Arab Saudi, Sabtu (9/11/2013). Seperti diketahui, April lalu, Pemerintah Arab Saudi memberikan waktu selama tujuh bulan bagi imigran ilegal untuk melegalkan status hukum mereka atau terpaksa meninggalkan negara tersebut.

"Orang yang tidak mendapatkan amnesti akan dipulangkan," kata Dina Mufti, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Ethiopia kepada AFP. Mufti tidak dapat memastikan berapa banyak imigran ilegal Ethiopia di Arab Saudi dan kapan mereka akan dibawa pulang ke Ethiopia. "Pemulangan akan dilakukan sesegera mungkin," ungkap Mufthi

Mufti menuturkan, polisi Arab Saudi mencoba menemukan para migran ilegal di kamp sebelum repatriasi dilakukan dan hal itu sedang dalam proses. "Seorang warga Ethiopia dilaporkan tewas akibat peluru polisi Arab Saudi, tapi kami belum memverifikasi laporan tersebut," ungkap Mufti.

"Kami belum mengkonfirmasi laporan bahwa ada seorang warga Ethiopia yang tewas pekan ini setelah polisi Arab Saudi bergerak menuju kamp imigran ilegal," imbuh Mufti.

Setiap tahun banyak warga Ethiopia berangkat keluar negeri untuk mencari pekerjaan. Sebagian besar dari adalah perempuan yang menjadi pembantu rumah tangga di negara Timur Tengah.

Menurut laporan Departemen Urusan Tenaga Kerja dan Sosial Ethiopia, tahun lalu, sebanyak 200 ribua perempuan meninggalkan Ethiopia untuk mencari pekerjaan. Negara dengan total penduduk mencapai 91 juta jiwa itu merupan negara kedua termiskin di Afrika setelah Nigeria.

Menurut laporan Organisasi Buruh Internasional (ILO), banyak warga Ethiopia yang bekerja di luar negeri sebagai pekerja rumah tangga mengalami perlakukan buruk, mereka mengalami penganiaan fisik, upah rendah dan diskriminasi.
(esn)
Berita Terkait
Ethiopia Tegaskan akan...
Ethiopia Tegaskan akan Habis-habisan untuk Kepung Ibu Kota Tigray
Seminggu Bertempur,...
Seminggu Bertempur, PM Ethiopia Nyatakan Kemenangan di Tigray
Ibu-ibu di Ethiopia...
Ibu-ibu di Ethiopia Histeris Anaknya Direkrut Paksa Buat Berperang
Setelah Warga, Ethiopia...
Setelah Warga, Ethiopia Desak Veteran Gabung dalam Perang Lawan Pemberontak Tigray
Kalah Perang, Pasukan...
Kalah Perang, Pasukan Tigray Bantai 120 Warga Sipil Ethiopia
PM Ethiopia Bersumpah...
PM Ethiopia Bersumpah Lancarkan Serangan Pamungkas ke Tigray
Berita Terkini
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
19 menit yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
39 menit yang lalu
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
2 jam yang lalu
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
3 jam yang lalu
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
4 jam yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
6 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved