Telah habisi 800 orang, ini pengakuan algojo Arab & Mesir

Jum'at, 01 November 2013 - 18:16 WIB
Telah habisi 800 orang,...
Telah habisi 800 orang, ini pengakuan algojo Arab & Mesir
A A A
Sindonews.com – Jika Anda ingin mengenal sosok algojo resmi Pemerintah Mesir, Haji Abd al-Nabi adalah orangnya. Sedangkan algojo resmi Arab Saudi adalah Abdallah Al-Bishi.

Baik Al-Nabi maupun rekannya dari Saudi, Al-Bishi, mengaku sangat menikmati pekerjaannya, sebagai eksekutor nyawa orang. Bahkan, Al-Nabi sesumbar selama menjalani pekerjaannya sebagai algojo, sudah lebih dari 800 orang dia eksekusi.

”Di semua kejujuran, saya mencintai pekerjaan saya. I just love it! Saya tidak pernah mengatakan 'tidak' ketika mereka membutuhkan saya di tempat kerja,” kata al -Nabi dalam sebuah wawancara dengan saluran Video 7 Mesir, seperti dikutip Daily Mail.

Dalam sebuah wawancara itu, Al-Nabi begitu bersemangat membahas masalah pekerjaannya sebagai algojo. Dia mengklaim, pekerjaan yang membunuh nyawa orang itu karena menjalankan perintah Tuhan. Selain itu, orang-orang yang dieksekusi, katanya, hanya para penjahat.

”Saya mengasihi orang-orang, dan orang-orang mencintai saya," kata Al-Nabi. "Tapi ketika datang untuk melakukan pekerjaan saya, saya sulit.”

Al –Nabi yang memiliki tangan kekar, mengatakan keahliannya sebagai algojo dia pelajari sejak kecil. "Saya adalah setan kecil, " akunya. ”Saat usia 13 dan 14 tahun, hobi saya adalah menangkap kucing, untuk dililit lehernya dengan tali, mencekik dan menenggelamkannya ke dalam air.”

”Saya akan menangkap binatang, bahkan anjing juga saya tenggelamkan ke dalam air. Pencekikan adalah hobi saya,” imbuh Al-Nabi. ”Ketika saya melamar pekerjaan dan melakukannya dengan baik melalui tes, itu membuktikan bahwa saya bisa menguasai tekanan psikologis dan sebagainya.”

Sedangkan algojo Arab Saudi terkemuka, Abdallah al- Bishi, mengaku pernah mengeksekusi 10 orang dalam satu hari. Eksekusi yang biasa dia lakukan adalah pemenggelan leher dengan pedang, sesuai hukum atau syariat di Arab Saudi.

”Setiap algojo yang ingin bekerja di bidang ini, harus tahu bagaimana menerapkan pengetahuan teoritis. Dia harus tahu bagaimana cara berdiri di samping orang yang dia eksekusi, bagaimana dia bisa berkonsentrasi pada pukulan, dan bagaimana posisi tanah. Sisanya itu, adalah hal mudah,” ujar Al-Bishi.

”Setelah misi selesai, saya merasa lega. Saya pulang santai. Saya bermain dengan anak-anak. Kami bersenang-senang. Kami makan siang. Kadang-kadang kita pergi keluar. Lain waktu lagi, kami tinggal di rumah . Semuanya normal. Tidak memiliki efek pada saya.”
(mas)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Punya Bakat dan Keahlian...
Punya Bakat dan Keahlian Unik? Arab Saudi Tarik Pemuda Berbakat dengan Paket Bebas Pajak
Arab Saudi Larang Penggunaan...
Arab Saudi Larang Penggunaan Simbol Negara dan Agama untuk Kepentingan Komersial
Saudi Makin Liberal,...
Saudi Makin Liberal, Band Metal Manggung Habis-habisan di Jeddah
Rayakan Hari Nasional,...
Rayakan Hari Nasional, Saudi Gelar Pesta Kembang Api
3 Alasan Rakyat Arab...
3 Alasan Rakyat Arab Saudi Ikut Berduka dengan Kematian Sleeping Prince
Berita Terkini
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
1 jam yang lalu
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
3 jam yang lalu
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
3 jam yang lalu
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
6 jam yang lalu
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
7 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved