Siprus sepakati pembentukan basis misi PBB & OPCW
Jum'at, 18 Oktober 2013 - 20:11 WIB
Siprus sepakati pembentukan basis misi PBB & OPCW
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Siprus mengatakan, pihaknya telah menyetujui pembentukan pangkalan pendukung di pulau Mediterania bagi inspektur senjata kimia yang bertugas di Suriah, Jumat (18/10/2013).
"Dewan Kementerian Siprus telah meratifikasi perjanjian antara Republik Siprus dengan PBB dan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) untuk pembentukan basis dukungan bagi misi bersama PBB dan OPCW," ungkap Pemerintah Siprus dalam sebuah pernyataan.
Siprus mengungkapkan, pangkalan tersebut akan memfasilitasi keamanan untuk melaksanakan misi gabungan PBB dan OPCW. "Keputusan PBB untuk membentuk basis dukungan misi gabungan di Siprus menunjukan stabilisasi dan peningkatan peran Siprus di kawasan," jelas Pemerintah Siprus.
Seperti diketahui sebuah pangkalan pendukung telah dibuat dalam sebuah zona penyangga PBB di bekas bandara Nikosatempat di mana inspektur PBB akan melakukan perjalanan dari dan ke Suriah, dengan jarak 220 km. Pembentukan pangkalan tersebut dilakukan setelah Sekjen PBB Ban Ki-moon menyerukan pembentukan sebuah wilayah pementasan dan pangkalan pendukung untuk 100 staf di Siprus.
"Dewan Kementerian Siprus telah meratifikasi perjanjian antara Republik Siprus dengan PBB dan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) untuk pembentukan basis dukungan bagi misi bersama PBB dan OPCW," ungkap Pemerintah Siprus dalam sebuah pernyataan.
Siprus mengungkapkan, pangkalan tersebut akan memfasilitasi keamanan untuk melaksanakan misi gabungan PBB dan OPCW. "Keputusan PBB untuk membentuk basis dukungan misi gabungan di Siprus menunjukan stabilisasi dan peningkatan peran Siprus di kawasan," jelas Pemerintah Siprus.
Seperti diketahui sebuah pangkalan pendukung telah dibuat dalam sebuah zona penyangga PBB di bekas bandara Nikosatempat di mana inspektur PBB akan melakukan perjalanan dari dan ke Suriah, dengan jarak 220 km. Pembentukan pangkalan tersebut dilakukan setelah Sekjen PBB Ban Ki-moon menyerukan pembentukan sebuah wilayah pementasan dan pangkalan pendukung untuk 100 staf di Siprus.
(esn)