Ledakan bom guncang hotel mewah di Myanmar

Selasa, 15 Oktober 2013 - 15:11 WIB
Ledakan bom guncang...
Ledakan bom guncang hotel mewah di Myanmar
A A A
Sindonews.com - Sebuah bom rakitan meledak di Hotel Traders, salah satu hotel bergengsi di Ibu Kota Yangon, Myanmar, Senin (14/10/2013) malam. Ledakan itu merupakan bagian dari serentetan aksi kekerasan terbaru di Myanmar.

Polisi Myanmar, Myint Htwe mengatakan, sebuah bom meledak di salah satu kamar hotel yang terletak di lantai 9. Tidak ada korban tewas dalam ledakan tersebut, namun seorang wanita Amerika Serikat (AS) dia mengalami luka-luka. Ledakan tersebut tidak menghancurkan gedung bertingkat 22 tersebut. Namun, sebagian besar kaca di dinding di lantai sembilan pecah.

Polisi dan staf hotel mengatakan, seorang wanita berusia 43 tahun yang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke Rumah Sakit di Yangon, sementara suami dan dua anak pasangan tersebut selamat. Nampaknya bom tersebut dipasang di sebuah kamar mandi, sebab di sanalah titik terparah akibat ledakan.

Pihak kedutaan AS di Myanmar, Sarah Hutchison telah mengkonfirmasi ledakan tersebut. "Sejumlah pejabat konsuler kami telah mengunjungi korban dan membantu menyediakan bantuan konsuler yang paling tepat,". Sayangnya Hutchison enggan memberikan invormasi akibat ledakan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan belum ada kelompok atau individu yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan tersebut. Pihak keamanan Filipina tengah melakukan penyelidikan, lusinan polisi dan tentara yang membawa senjata berat dan anjing pelacak mendatangi lokasi ledakan, pasca ledakan.

"Aparat kepolisian berhasil menahan tiga tersangka terkait dengan ledakan tersebut,"ungkap Htwe."Ledakan di hotel Traders diikuti di dua ledakan lain di wilayah Mandalay, sejauh ini tidak ada korban tewas ataupun luka-luka dalam ledakan tersebut," imbuh Htwe.

Sejak akhir pekan kemarin serangkaian ledakan bom menguncang sejumlah wilayah di Myanmar. Sejak mengalami reformasi, saat junta militer menyerahkan kekuasaan pada sipil, serangan bom berkekuatan kecil yang sering dilancarkan mahasiwa anti pemerintah jumlahnya menurun dengan tajam.
(esn)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
22 menit yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
1 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
1 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
2 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
2 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
3 jam yang lalu
Infografis
Israel Serang Iran,...
Israel Serang Iran, 7 Ledakan Terdengar di Teheran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved