Berangus korupsi, Presiden Venezuela minta kekuasaan khusus

Rabu, 09 Oktober 2013 - 11:54 WIB
Berangus korupsi, Presiden...
Berangus korupsi, Presiden Venezuela minta kekuasaan khusus
A A A
Sindonews.com - Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mendatangi parlemen, kemarin, untuk meminta dukungan pemberian kekuasaan khusus dalam memberantas korupsi dan melawan sabotase ekonomi. Namun, para pemimpin oposisi curiga, langkah Maduro itu sebagai siasat agar dia menjadi otokrat seperti pendahulunya, Hugo Chavez.

Parlemen atau Majelis Nasional, dimana Partai Sosialis pendukung Maduro yang mengusasi hampir dua pertiga kursi, akan menjadwalkan pemungutan suara. Tujuannya, untuk memberikan kekuasaan khusus kepada Maduro dalam memulihkan ekonomi Venezuela.

Mengutip laporan Reuters, Rabu (9/10/2013), Maduro, 50, mengatakan, bahwa ia membutuhkan apa yang disebut Undang-Undang Pemulihan yang berlaku 12 bulan. UU itu memungkinan tindakan keras terhadap praktik korupsi di negara tersebut.

”Kami datang untuk meminta keputusan soal kekuatan yang akan memberi kita dasar hukum yang kuat untuk bertindak cepat dan tegas terhadap kejahatan ini, penyakit ini,” katanya kepada anggota parlemen, yang disambut sorak sorai para pendukungnya di luar gedung parlemen.

”Jika korupsi terus dan langgeng, dan merusak logika kapitalisme, tidak akan ada sosialisme di sini lagi. Korupsi harus berhenti, dan kehidupan politik kita akan normal lagi. Hanya dengan menerapkan hukuman keras kepada koruptor,” ujarnya.

Dia menyerukan semua rakyat Venezuele menolak segala praktik korupsi, baik yang mungkin dilakukan kubu oposisi maupun dari kubu pemerintahannya sendiri. ”Ini gengster (koruptor) yang sama , namun mereka berpakaian,” katanya merujuk pada para pejabat .

Maduro yang awalnya hanya sopir bus di Caracas itu, sukses meraih kekuasaan dengan menggantikan Hugo Chavez yang meninggal akibat kanker. Maduro terpilih sebagai Presiden Venezuela melalui pemilu.
(mas)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas untuk...
Aksi Solidaritas untuk Venezuela di Depan Kedubes AS di Jakarta
Diam-diam, Sekutu Maduro...
Diam-diam, Sekutu Maduro dan Guaido Lakukan Pembicaraan Rahasia
Negara Ini Kaya Minyak,...
Negara Ini Kaya Minyak, tapi Rakyatnya Miskin dan Menderita
Terlalu Sering Menjilat,...
Terlalu Sering Menjilat, AS Kecam Pemenang Nobel Venezuela sebagai Perusak
Mahkamah Agung Inggris...
Mahkamah Agung Inggris Tolak Klaim Maduro Atas Emas Venezuela
Venezuela Tukar Emas...
Venezuela Tukar Emas dengan Dolar, Dibantu UEA, Mali dan Pesawat Rusia
Berita Terkini
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
18 menit yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
1 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
2 jam yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
3 jam yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
6 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
6 jam yang lalu
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved