Korban tewas amukan badai di Meksiko 80 orang
Kamis, 19 September 2013 - 10:17 WIB
Korban tewas amukan badai di Meksiko 80 orang
A
A
A
Sindonews.com – Badai tropis Inggrid dan badai Manuel yang memicu banjir dan tanah longsor di Meksiko, hingga Kamis (19/9/2013) sudah menewaskan 80 orang. Badan Meteorologi Amerika Serikat (AS), mengatakan, kekuatan badai yang dahsyat di Meksiko, sudah masuk kategori I atau berbahaya.
Selain sudah menewaskan 80 orang, sebanyak 58 orang dilaporkan hilang, setelah tanah longsor mengubur sebuah desa di selatan dan barat negara itu. Badan Meteorologi AS, menyatakan badai dengan kecepatan 120 kilometer per jam, bergerak menuju pantai di Meksiko.
”Ini tidak terlihat baik, berdasarkan foto yang kita miliki,” kata Menteri Dalam Negeri Meksiko, Miguel Angel Osorio Chong, seperti dikutip Reuters, Kamis (19/9/2013). ”Sampai saat ini, kami tidak memiliki data yang bisa dikonfirmasi soal korban yang tewas akibat tertimbun tanah langsor.”
Puluhan ribu wisatawan masih terjebak di kawasan resort Acapulco, Meksiko. Karena, akses jalan terputus oleh banjir dan tanah longsor. Sejak kemarin, ribuan wisatawan mulai diterbangkan olehh tentara dari lokasi banjir, karena, terminal bandara utama di Meksiko ditutup.
Badai Manuel yang diikuti Badai Ingrid, merupakan bencana terbesar yang melanda negara itu, untuk pertama kalinya sejak 1958. Kedua Badai itu menerjang wilayah Meksiko dalam tempo 24 jam.
Parahnya, di saat banjir dan tanah longsor mengacaukan negara itu, aksi penjarahan kian marak. Sejumlah toko dan supermarket di lokasi banjir dan tanah longsor menjadi sasaran penjarahan.
Selain sudah menewaskan 80 orang, sebanyak 58 orang dilaporkan hilang, setelah tanah longsor mengubur sebuah desa di selatan dan barat negara itu. Badan Meteorologi AS, menyatakan badai dengan kecepatan 120 kilometer per jam, bergerak menuju pantai di Meksiko.
”Ini tidak terlihat baik, berdasarkan foto yang kita miliki,” kata Menteri Dalam Negeri Meksiko, Miguel Angel Osorio Chong, seperti dikutip Reuters, Kamis (19/9/2013). ”Sampai saat ini, kami tidak memiliki data yang bisa dikonfirmasi soal korban yang tewas akibat tertimbun tanah langsor.”
Puluhan ribu wisatawan masih terjebak di kawasan resort Acapulco, Meksiko. Karena, akses jalan terputus oleh banjir dan tanah longsor. Sejak kemarin, ribuan wisatawan mulai diterbangkan olehh tentara dari lokasi banjir, karena, terminal bandara utama di Meksiko ditutup.
Badai Manuel yang diikuti Badai Ingrid, merupakan bencana terbesar yang melanda negara itu, untuk pertama kalinya sejak 1958. Kedua Badai itu menerjang wilayah Meksiko dalam tempo 24 jam.
Parahnya, di saat banjir dan tanah longsor mengacaukan negara itu, aksi penjarahan kian marak. Sejumlah toko dan supermarket di lokasi banjir dan tanah longsor menjadi sasaran penjarahan.
(esn)