Jepang sambut positif kesepakatan AS & Rusia terkait krisis Suriah

Minggu, 15 September 2013 - 22:47 WIB
Jepang sambut positif...
Jepang sambut positif kesepakatan AS & Rusia terkait krisis Suriah
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Jepang pada Minggu (15/9/2013), menyambut positif kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia atas masalah senjata kimia Suriah. Demikian dinyatakan Kementerian Luar Negeri Jepang.

Menteri Luar Negeri Jepang, Fumio Kishida, mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa Jepang menyambut kesepakatan untuk mengamankan dan menghilangkan senjata kimia Suriah di bawah pengawasan internasional. Jepang juga menyerukan "respon tulus" dari Pemerintah Suriah atas hal ini.

Kishida mengatakan, Jepang akan terus mendukung dan memberikan kontribusi yang diperlukan untuk upaya yang dilakukan oleh negara-negara dan organisasi-organisasi terkait, sehingga senjata kimia tidak pernah digunakan lagi.

“Jepang akan terus memberikan kontribusi bagi upaya internasional terhadap penghentian kekerasan, inisiasi dialog politik dan perbaikan kondisi kemanusiaan,” kata Kishida, seperti dikutip dari Xinhua.

Satu hari sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, telah membuat kesepakatan terkait penyerahan senjata kimia Suriah. Ada enam poin kesepakatan yang dihasilkan dalam diplomasi yang berjalan tiga hari itu.

Kedua pihak sepakat, senjata kimia Suriah harus dimusnahkan pada pertengahan 2014. Namun, Suriah diwajibkan menyerahkan daftar lengkap stok senjata kimianya, hanya dalam waktu seminggu. Jika Suriah tidak memenuhi kesepakatan itu, maka resolusi PBB akan ditegakkan, yang di dalamnya termasuk soal ancaman sanksi atau penggunaan kekuatan militer.
(esn)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Berita Terkini
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
57 menit yang lalu
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
1 jam yang lalu
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
3 jam yang lalu
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
5 jam yang lalu
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
5 jam yang lalu
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
8 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved