Tumpas MNLF satu kota di Filiphina lumpuh

Minggu, 15 September 2013 - 16:48 WIB
Tumpas MNLF satu kota...
Tumpas MNLF satu kota di Filiphina lumpuh
A A A
Sindonews.com - Bentrok sporadis antara tentara Filipina dan pemberontak Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) di Kota Zamboanga yang berlangsung sejak awal pekan masih berlanjut. Tentara Filiphina dilaporkan semakin dekat dengan basis pemberontak, sementara ribuan warga telah melarikan diri, Minggu (15/9/2013).

"Militer terus melakukan penekanan dan penyesuaian dalam serangan," ungkap Juru Bicara Militer Filipina, Ramon Zagala kepada AFP. "Pertempuran terus berlanjut meskipun kita sedang melakukan perundingan. Mereka terus menyerang dan melakukan perlawanan terhadap kami," lanjut Zagala.

Zagala menuturkan, pertempuran antara tentara Filipina dan pemberontak MNLF terkonsentrasi di dua Kabupaten di kota pesisir Zamboanga. Operasi yang dilancarkan oleh 3000 tentara sejak awal pekan ini, sepanjang siang dan malam, telah menewaskan 51 orang pemberontak MNLF, enam tentaran, seorang polisi dan empat warga sipil.

Hari ini operasi berlanjut, pelabuhan dan lapangan terbang ditutup, sementara puluhan ribu warga Kota Zamboanga terpaksa mengungsi. Akibatnya, kota yang dihuni 1 juta warga ini lumpuh.

Sekretaris Kesejahteraan Sosial Filipina, Corazon Soliman mengatakan, sampai Minggu pagi, sebanyak 69.000 warga telah melarikan diri ke tempat penampungan sementara.

"Jumlah tersebut membengkak dibanding sehari sebelumnya. Sebab, tentara telah melakukan evakuasi besar-besaran ribuan warga yang tinggal di wilayah yang akan dijadikan jalan keluar bagi para pemberontak," tutur Solimah. "Kami berharap puluhan ribu pengungsi dapat kembali ke rumah mereka sepekan lagi," lanjut Solimah.

Bentrok pecah setelah MNLF menuduh pemerintah melanggar perjanjian damai pada 1996 silam dengan melakukan negosiasi terpisah dengan faksi saingan MNLF, yakni Front Pembebasan Islam Moro (MILF). Seperti diketahui saat ini pemerintah Filipina dan MILF dalam tahap akhir perundingan, kabarnya MILF akan mendapatkan wilayah otonomi muslim akan diperluas di selatan pada 2016 mendatang
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
34 menit yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
50 menit yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
1 jam yang lalu
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
2 jam yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
3 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
4 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved