Ledakan kuat hantam gedung Kemenlu Libya
Rabu, 11 September 2013 - 18:06 WIB
Ledakan kuat hantam gedung Kemenlu Libya
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah ledakan kuat menyebabkan kerusakan serius pada bangunan Kementerian Luar Negeri Libya di Benghazi, Libya timur, Rabu (11/9/2013). Demikian diungkapkan oleh sejumlah saksi mata.
Aparat keamanan Libya belum memastikan apakah yang menjadi pemicu ledakan tersebut. Menurut pengakuan saksi mata, ledakan tersebut bersumber dari ledakan bom mobil. Belum diketahui berapa banyak korban luka dan tewas dalam ini isiden tersebut, namun sejumlah saksi mata mengatakan ledakan itu melukai orang-orang.
Fotografer AFP mengatakan, ledakan tersebut cukup besar hingga menghancurkan sebagian besar gedung Kementerian Luar Negeri Libya dan menimbulkan kerusakan parah pada sejumlah bangunan kokal di sekitarnya.
Ledakan tersebut terjadi setahun setelah militan melancarkan serangan ke Konsulat Amerika Serikat di Benghazi. Sebanyak empat orang, termasuk seorang duta besar AS untuk Libya tewas dalam insiden penyerangan tersebut.
Benghazi merupakan lokasi lahirnya pemberontakan 2011 yang berbuntut pada penggulingan dan pembunuhan diktator Libya Moammar Gadhafi. Wilayah ini dalam beberapa bulan terakhir telah dilanda gelombang serangan mematikan yang menargetkan petugas pasukan keamanan dan anggota kehakiman, kebanyakan dari para korban adalah abdi rezim pemerintahan sebelumnya. Serangan juga tak jarang menargetkan diplomat dan kepentingan Barat di Libya.
Aparat keamanan Libya belum memastikan apakah yang menjadi pemicu ledakan tersebut. Menurut pengakuan saksi mata, ledakan tersebut bersumber dari ledakan bom mobil. Belum diketahui berapa banyak korban luka dan tewas dalam ini isiden tersebut, namun sejumlah saksi mata mengatakan ledakan itu melukai orang-orang.
Fotografer AFP mengatakan, ledakan tersebut cukup besar hingga menghancurkan sebagian besar gedung Kementerian Luar Negeri Libya dan menimbulkan kerusakan parah pada sejumlah bangunan kokal di sekitarnya.
Ledakan tersebut terjadi setahun setelah militan melancarkan serangan ke Konsulat Amerika Serikat di Benghazi. Sebanyak empat orang, termasuk seorang duta besar AS untuk Libya tewas dalam insiden penyerangan tersebut.
Benghazi merupakan lokasi lahirnya pemberontakan 2011 yang berbuntut pada penggulingan dan pembunuhan diktator Libya Moammar Gadhafi. Wilayah ini dalam beberapa bulan terakhir telah dilanda gelombang serangan mematikan yang menargetkan petugas pasukan keamanan dan anggota kehakiman, kebanyakan dari para korban adalah abdi rezim pemerintahan sebelumnya. Serangan juga tak jarang menargetkan diplomat dan kepentingan Barat di Libya.
(esn)