Presiden Kolombia: FARC gencatan senjata sampai referendum

Sabtu, 07 September 2013 - 12:17 WIB
Presiden Kolombia: FARC...
Presiden Kolombia: FARC gencatan senjata sampai referendum
A A A
Sindonews.com - Presiden Kolombia, Juan Manuel Santos, mengatakan pemberontak FARC akan melakukan gencatan senjata, sampai kesepakatan damai disahkan. Menurutnya, tidak ada yang bisa mengharapkan pemberontak menyerahkan senjata mereka, sebelum referendum terlaksana.

Sedangkan kritikus di Kolombia, mengatakan, referendum tidak harus diadakan sampai pemberontak melucuti senjata mereka.

Presiden Santos bulan lalu, mengejutkan para pemberontak, ketika ia mengusulkan undang-undang yang menuntut kesepakatan dalam sebuah referendum yang harus disetujui oleh rakyat Kolombia. Referendum itu menjadi celah bagi pemberontak FARC untuk masuk dalam pemerintahan, dengan kompensasi pertikaian bersenjata berhenti.

”Jika kita memiliki kesepakatan, maka kita memasuki fase implementasi ketiga,” kata Presiden Santos, kemarin, mengacu pada masalah referendum tersebut, seperti dikutip BBC, Sabtu (7/9/2013). ”Dan saya telah berjanji bahwa orang-orang Kolombia akan memiliki kesempatan yang sama.”

Jika para negosiator perdamaian terlibat dalam pembicaraan sejak November tahun lalu mencapai kesepakatan, ada kemungkinan bahwa referendum akan diadakan pada hari yang sama, yakni pada Pemilihan Presiden Kolombia Mei 2014 mendatang.

Namun, referendum itu juga bisa maju lebih awal, yakni pada Maret 2014, yakni pada Pemilu Parlemen. Pada 21 Juli 2013, Tentara Kolombia telah menyita granat dan senjata dari pemberontak FARC. ”Orang-orang Kolombia akan melihat tugas akhir ini. Dan saya yakin bahwa orang-orang Kolombia akan mendukung saya,” lanjut Santos.

Sebaliknya, Santos mengecam musuh-musuh yang berusaha mengacaukan perdamaian. ”Jika kita mencapai beberapa kesepakatan, maka kita akan segera melakukan gencatan senjata. Itulah apa yang telah kita sepakati,” imbuh dia.
(esn)
Berita Terkait
7 Petugas Tewas dalam...
7 Petugas Tewas dalam Serangan Bahan Peledak di Desa Huila Kolombia Barat
Mengaku Dapat Wangsit,...
Mengaku Dapat Wangsit, Keponakan Temukan Rp403 M di Bekas Rumah Escobar
Rusia Usir dan Persona...
Rusia Usir dan Persona Non Grata-kan Dua Diplomat Kolombia
Bentrok di Perbatasan...
Bentrok di Perbatasan Kolombia, Venezuela Tangkap Anggota Kartel Sinaloa
Kolombia Tangkap 10...
Kolombia Tangkap 10 Orang Terkait Penembakan Helikopter Presiden
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Berebut Perdagangan Narkoba, 23 Tewas
Berita Terkini
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
33 menit yang lalu
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
1 jam yang lalu
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
2 jam yang lalu
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
3 jam yang lalu
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
11 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
12 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved