Serangan drone AS di Pakistan bunuh 4 orang
Sabtu, 31 Agustus 2013 - 15:52 WIB
Serangan drone AS di Pakistan bunuh 4 orang
A
A
A
Sindonews.com - Sedikitnya empat orang tewas dalam serangan pesawat tak berawak (drone) AS pada Sabtu (31/8/2013) di wilayah Waziristan Utara, barat laut Pakistan. Pesawat nirawak AS itu menembakkan dua rudal ke sebuah rumah di Desa Moski Mir Ali, di Waziristan Utara.
Rumah itu hancur dan terbakar. Wilayah Waziristann Utara, merupakan wilayah yang bergolak, yang berbatasan dengan Afghanistan. Masyarakat setempat bergegas ke situs tersebut dan mengambil empat jenazah yang hangus dari puing-puing bangunan.
Identitas korban tewas belum diketahui. Serangan drone AS di Waziristan Utara adalah serangan ke-18 di Pakistan pada tahun 2013 ini. Total korban akibat serangan itu sampai saat ini mencapai 116 orang.
Pakistan secara resmi akan mengajukan protes terhadap serangan pesawat tak berawak AS di sidang Majelis Umum PBB bulan depan. Rencana protes itu disampaikan penasihat Pemerintah Urusan Luar Negeri, Sartaj Aziz.
Dalam sebuah pernyataan kebijakan kepada Majelis Nasional, ia mengatakan serangan pesawat tak berawak AS melanggar kedaulatan Pakistan dan hukum internasional. ”Sebuah terobosan diharapkan pada isu serangan pesawat tak berawak AS dalam beberapa bulan mendatang,” ujarnya, seperti dikutip Xinhua.
Rumah itu hancur dan terbakar. Wilayah Waziristann Utara, merupakan wilayah yang bergolak, yang berbatasan dengan Afghanistan. Masyarakat setempat bergegas ke situs tersebut dan mengambil empat jenazah yang hangus dari puing-puing bangunan.
Identitas korban tewas belum diketahui. Serangan drone AS di Waziristan Utara adalah serangan ke-18 di Pakistan pada tahun 2013 ini. Total korban akibat serangan itu sampai saat ini mencapai 116 orang.
Pakistan secara resmi akan mengajukan protes terhadap serangan pesawat tak berawak AS di sidang Majelis Umum PBB bulan depan. Rencana protes itu disampaikan penasihat Pemerintah Urusan Luar Negeri, Sartaj Aziz.
Dalam sebuah pernyataan kebijakan kepada Majelis Nasional, ia mengatakan serangan pesawat tak berawak AS melanggar kedaulatan Pakistan dan hukum internasional. ”Sebuah terobosan diharapkan pada isu serangan pesawat tak berawak AS dalam beberapa bulan mendatang,” ujarnya, seperti dikutip Xinhua.
(esn)