Gedung Putih: AS tidak hentikan bantuan bagi Mesir
Rabu, 21 Agustus 2013 - 01:48 WIB
Gedung Putih: AS tidak hentikan bantuan bagi Mesir
A
A
A
Sindonews.com – Gedung Putih menyatakan, laporan media yang menyatakan Amerika Serikat (AS) akan menghentikan bantuan ke Mesir, tidak akurat. Juru Bicara Gedung Putih pada Selasa (20/8/2013), menyatakan, bahwa Presiden AS Barack Obama masih mengkaji hal ini.
"Pembahasan itu belum selesai dan laporan yang diterbitkan sebaliknya, bahwa bantuan ke Mesir telah terputus, adalah tidak akurat," kata Juru Bicara Gedung Putih, Josh Earnest, kepada wartawan dalam sebuah briefing, seperti dikutip dari Reuters.
Pernyataan Earnest ini dilontarkan untuk menyikapi laporan-laporan media yang mengutip seorang Senator AS, bahwa AS secara diam-diam telah memutuskan untuk menghentikan sementara bantuan militer ke Mesir, setelah terjadinya serentetan aksi kekerasan yang menewaskan ratusan orang di seluruh Mesir.
Menurutnya, bantuan militer ke Mesir belum dihentikan. "Bantuan diberikan episodik. Bantuan diberikan secara bertahap," tambah Earnest. Sebelumnya, Obama telah menyatakan pembatalan latihan militer gabungan AS dan Mesir, setelah terjadinya bentrokan yang menewaskan ratusan pendukung presiden terguling Mohamed Morsi.
Pemerintah AS juga sempat mengaku akan meninjau kembali program bantuan bagi Mesir. "Melihat peristiwa hari ini dan peristiwa beberapa pekan terakhir, kami akan terus memantau dan menjadi terlibat. Kami juga akan meninjau implikasi yang lebih luas terhadap hubungan kami, yang meliputi bantuan," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki, pertengahan pekan lalu.
"Pembahasan itu belum selesai dan laporan yang diterbitkan sebaliknya, bahwa bantuan ke Mesir telah terputus, adalah tidak akurat," kata Juru Bicara Gedung Putih, Josh Earnest, kepada wartawan dalam sebuah briefing, seperti dikutip dari Reuters.
Pernyataan Earnest ini dilontarkan untuk menyikapi laporan-laporan media yang mengutip seorang Senator AS, bahwa AS secara diam-diam telah memutuskan untuk menghentikan sementara bantuan militer ke Mesir, setelah terjadinya serentetan aksi kekerasan yang menewaskan ratusan orang di seluruh Mesir.
Menurutnya, bantuan militer ke Mesir belum dihentikan. "Bantuan diberikan episodik. Bantuan diberikan secara bertahap," tambah Earnest. Sebelumnya, Obama telah menyatakan pembatalan latihan militer gabungan AS dan Mesir, setelah terjadinya bentrokan yang menewaskan ratusan pendukung presiden terguling Mohamed Morsi.
Pemerintah AS juga sempat mengaku akan meninjau kembali program bantuan bagi Mesir. "Melihat peristiwa hari ini dan peristiwa beberapa pekan terakhir, kami akan terus memantau dan menjadi terlibat. Kami juga akan meninjau implikasi yang lebih luas terhadap hubungan kami, yang meliputi bantuan," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki, pertengahan pekan lalu.
(esn)