Pemimpin Turki serukan intervensi internasional di Mesir
Kamis, 15 Agustus 2013 - 12:09 WIB
Pemimpin Turki serukan intervensi internasional di Mesir
A
A
A
Sindonews.com – Pemimpin tertinggi Turki pada Rabu (14/8/2013), mengutuk keras tindakan brutal pasukan keamanan Mesir pada para pendukung presiden terguling, Mohamed Morsi. Demikian dilaporkan Turki Anadolu Agency.
Presiden Turki Abdullah Gul mengatakan, intervensi bersenjata pasukan keamanan Mesir terhadap pendukung Morsi adalah "benar-benar tidak dapat diterima."
Sementara itu, Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan menyerukan kepada Dewan Keamanan PBB dan Liga Arab untuk segera mengambil langkah-langkah untuk menghentikan "pembantaian" di Mesir.
Erdogan mengecam masyarakat internasional karena tidak melakukan apa-apa upaya menghentikan kekerasan yang dilakukan Pemerintah Mesir.
Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu juga mengeluarkan panggilan diplomatik dan membahas insiden Mesir dengan beberapa rekan-rekannya, sebut laporan itu.
Turki adalah salah satu dari beberapa negara yang sangat mengutuk apa yang disebut "kudeta yang tidak dapat diterima", setelah militer Mesir menggulingkan Morsi dan menyerukan untuk memulihkan demokrasi di Mesir.
Presiden Turki Abdullah Gul mengatakan, intervensi bersenjata pasukan keamanan Mesir terhadap pendukung Morsi adalah "benar-benar tidak dapat diterima."
Sementara itu, Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan menyerukan kepada Dewan Keamanan PBB dan Liga Arab untuk segera mengambil langkah-langkah untuk menghentikan "pembantaian" di Mesir.
Erdogan mengecam masyarakat internasional karena tidak melakukan apa-apa upaya menghentikan kekerasan yang dilakukan Pemerintah Mesir.
Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu juga mengeluarkan panggilan diplomatik dan membahas insiden Mesir dengan beberapa rekan-rekannya, sebut laporan itu.
Turki adalah salah satu dari beberapa negara yang sangat mengutuk apa yang disebut "kudeta yang tidak dapat diterima", setelah militer Mesir menggulingkan Morsi dan menyerukan untuk memulihkan demokrasi di Mesir.
(esn)