Ketakutan teror, diplomat AS di Lahore dievakuasi

Jum'at, 09 Agustus 2013 - 10:23 WIB
Ketakutan teror, diplomat...
Ketakutan teror, diplomat AS di Lahore dievakuasi
A A A
Sindonews.com - Departemen Luar Negeri AS, telah mengevakuasi sebagian besar diplomat AS dari Lahore, Pakistan. Tindakan itu, sebagai reaksi ancaman teroris terhadap keduataan AS.

”Kami telah mengambil tindakan, apa yang kami anggap sebagai ancaman,” kata seorang pejabat senior AS kepada CNN yang dirilis Jumat (9/8/2013).

Departemen Luar Negeri mengeluarkan perintah evakuasi untuk semua diplomat AS kemarin. Yang boleh tinggal hanya beberapa staf darurat. Menurut pejabat itu, para diplomat yang dievakuasi dipindahkan ke Islamabad.

Pemerintah AS juga mengeluarkan peringatan larangan bepergian ke Pakistan untuk semua warga AS. ”Kehadiran beberapa kelompok teroris asing dan pribumi menimbulkan potensi bahaya bagi warga AS di seluruh Pakistan,” bunyi peringatan larangan bepergian tersebut.

Belum jelas apakah tindakan evakuasi itu terkait ancaman teror al-Qaeda seperti halnya di Timur Tengah dan Afrika atau tidak. ”Kami masih menyelidiki dan mencoba untuk melacak, apakah itu terkait (atau tidak),” kata pejabat senior AS tersebut. ”Saya tidak mau mengatakan itu terkait, tetapi tidak bisa mengatakan itu tidak berhubungan.”

Pemerintah AS meyakini sebagian pemimpin inti al-Qaeda berada di Pakistan, dan kota Lahore menjadi rumah bagi mereka dan kelompok yang bersimpati pada al-Qaeda. Lahore juga dikenal sebagai markas Lashkar-e-Tayyiba, yang juga masuk daftar organisasi teroris yang dirilis AS.

Presiden Barack Obama, saat berpidato di Camp Pendleton, California, Rabu lalu, menyebut, Al-Qaeda telah hancur. ”Karena Anda, Osama bin Laden tidak ada," kata Obama. ”Karena Anda yang peringkat atas al-Qaeda telah dipalu.”
(esn)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
5 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
6 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
7 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
8 jam yang lalu
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
9 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved