AS peringatkan ancaman al-Qaeda di Timur Tengah pada Agustus
Sabtu, 03 Agustus 2013 - 05:42 WIB
AS peringatkan ancaman al-Qaeda di Timur Tengah pada Agustus
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan di seluruh dunia pada Jumat (2/8/2013), soal rencana al-Qaeda untuk melancarkan serangan di Timur Tengah atau Afrika Utara pada Agustus 2013.
Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan untuk warga AS, satu hari setelah negara adi daya itu mengumumkan penutupan setiktar dua lusin kantor kedutaan atau konsulat mereka pada akhir pekan ini. Langkah tersebut diambil sebagai tindakan pencegahan.
Departemen Luar Negeri mengatakan, serangan itu mungkin khususnya terjadi di Timur Tengah dan Afrika Utara dan mungkin terjadi di atau berasal dari Jazirah Arab.
"Informasi saat ini menunjukkan, bahwa al-Qaeda dan organisasi-organisasi afiliasinya terus merencanakan serangan teroris, baik di wilayah ini dan sekitarnya. Dan, bahwa mereka dapat memfokuskan upaya untuk melakukan serangan dalam periode antara sekarang dan akhir Agustus," kata Departemen Luar Negeri AS, seperti dikutip dari AFP.
Peringatan ini juga menjadi travel warning bagi warga AS di seluruh dunia. Pernyataan itu memperingatkan "potensi teroris untuk menyerang sistem transportasi umum dan infrastruktur pariwisata lainnya."
Nancy Pelosi, pemimpin Partai Demokrat di DPR AS, mengatakan, bahwa para pemimpin Kongres menerima pengarahan tentang ancaman. "Ada beberapa pemahaman tentang keseriusan ancaman," kata Pelosi pada wartawan.
Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan untuk warga AS, satu hari setelah negara adi daya itu mengumumkan penutupan setiktar dua lusin kantor kedutaan atau konsulat mereka pada akhir pekan ini. Langkah tersebut diambil sebagai tindakan pencegahan.
Departemen Luar Negeri mengatakan, serangan itu mungkin khususnya terjadi di Timur Tengah dan Afrika Utara dan mungkin terjadi di atau berasal dari Jazirah Arab.
"Informasi saat ini menunjukkan, bahwa al-Qaeda dan organisasi-organisasi afiliasinya terus merencanakan serangan teroris, baik di wilayah ini dan sekitarnya. Dan, bahwa mereka dapat memfokuskan upaya untuk melakukan serangan dalam periode antara sekarang dan akhir Agustus," kata Departemen Luar Negeri AS, seperti dikutip dari AFP.
Peringatan ini juga menjadi travel warning bagi warga AS di seluruh dunia. Pernyataan itu memperingatkan "potensi teroris untuk menyerang sistem transportasi umum dan infrastruktur pariwisata lainnya."
Nancy Pelosi, pemimpin Partai Demokrat di DPR AS, mengatakan, bahwa para pemimpin Kongres menerima pengarahan tentang ancaman. "Ada beberapa pemahaman tentang keseriusan ancaman," kata Pelosi pada wartawan.
(esn)