PM Kamboja kecam anggota parlemen AS

Jum'at, 02 Agustus 2013 - 23:09 WIB
PM Kamboja kecam anggota...
PM Kamboja kecam anggota parlemen AS
A A A
Sindonews.com – Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, pada Jumat (2/8/2013), mengecam beberapa anggota parlemen Amerika Serikat (AS) karena telah mendesak Pemerintah AS untuk menghentikan bantuan ke Kamboja.

"Jika Anda cukup berani, Anda memotongnya. Jangan bicara terlalu banyak," kata Hun Sen mengacu pada sidang awal AS pada 9 Juli, di mana Steve Chabot, perwakilan AS yang mengepalai Urusan Luar Negeri Sub-komite Asia Timur, memperkenalkan undang-undang untuk memotong bantuan ke Kamboja, jika pemilihan umum di Kamboja berlagsung tidak bebas dan adil.

"Saya mendorong Anda untuk memotongnya. Anda bilang seolah-olah kita perlu sangat banyak, USD 50 juta (per tahun)," kata Hun Sen ketika ia mengunjungi beberapa petani di provinsi Kandal selatan. "Kami tidak pernah mendapat sepeser pun dari bantuan ini," lanjutnya.

Hun Sen mengatakan, bahwa dana tersebut biasanya jatuh ke tangan LSM yang didukung AS dan proyek yang berhubungan dengan kesehatan. “Jadi, jika mereka memotong bantuan, staf LSM akan terpengaruh, bukan pemerintah Kamboja,” tambah Hun Sen.

Namun, Hun Sen mengatakan, bahwa sikap itu hanya ditunjukan oleh beberapa anggota parlemen AS dan tidak mewakili suara pemerintahan Presiden AS Barack Obama, atau suara seluruh kongres dan warga negara AS.

Pemilu Kamboja sendiri sudah berlangsung pada pekan lalu. Partai Rakyat Kamboja pimpinan Hun Sen memenangkan 68 kursi parlemen dan oposisi Kamboja, Partai Penyelamatan Nasional mendapat 55 kursi. Kubu oposisi menolak mengakui hasil pemilu ini.
(esn)
Berita Terkait
AS Kecewa Fasilitas...
AS Kecewa Fasilitas Militernya Dihancurkan Kamboja
Perang Thailand-Kamboja...
Perang Thailand-Kamboja Meluas dari Darat ke Laut, Ini Analisisnya
Cairkan Hubungan, FBI...
Cairkan Hubungan, FBI Buka Kantor di Markas Pusat Kepolisian Kamboja
Perang Thailand-Kamboja:...
Perang Thailand-Kamboja: Sekutu AS Bersenjata Kuat vs Musuh Lemah Tapi Didukung China
Dijatuhi Embargo, PM...
Dijatuhi Embargo, PM Kamboja Perintahkan Senjata AS Dihancurkan
AS Hajar Kamboja dengan...
AS Hajar Kamboja dengan Embargo Senjata Gara-gara China
Berita Terkini
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
1 jam yang lalu
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
1 jam yang lalu
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
4 jam yang lalu
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
5 jam yang lalu
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
9 jam yang lalu
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved