Serang penjara Pakistan, militan bebaskan 237 tahanan

Selasa, 30 Juli 2013 - 13:12 WIB
Serang penjara Pakistan,...
Serang penjara Pakistan, militan bebaskan 237 tahanan
A A A
Sindonews.com- Militan Pakistan melancarkan serangan besar-besaran ke sebuah penjara di Dera Ismail Khan, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Demikian diungkapkan, Mushtaq Jadoon, pejabat lokal setempat kepada stasiun televisiARY News, Selasa (30/7/2013).

"Sebanyak 243 tahanan berhasil melarikan diri, hanya enam dari mereka yang berhasil ditangkap kembali. Dari jumlah itu, sebanyak 30 tahanan adalah militan garis keras," ungkap Jadoon.

Para militan melancarkan serangan dengan nekat. Mereka mengunakan seragam polisi dan menyerang dengan senjata, mortir dan granat. Kepala penjara Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Khalid Abbas, mengatakan baku tembak antara militan dan polisi sempat terjadi selama tiga jam.

Mereka mengawali serangan dengan menghancurkan kendaraan lapis baja yang di parkir di depan pejara, kemudian melemparkan sejumlah granat ke dalam penjara. Sebanyak 12 polisi tewas. Sementara, tujuh orang lainnya mengalami luka-luka.

Sebanyak 50-60 orang militan diduga masuk ke dalam penjara, dan membebaskan rekan-rekan mereka. Sedangkan puluhan militan lainnya berjaga di luar gedung.

"Jauh hari sebelum serangan ini terjadi, mereka telah menanam sejumlah bahan peledak di sekitar penjara ini. Sebelumnya polisi berhasil menjinakkan 14 bom rakitan," kata Jadoon.

"Saat ini polisi dan sejumlah lembaga penegak hukum masih sibuk membersihkan penjara. Pemerintah lokal melalui sejumlah media juga telah memberlakukan jam malam dan meminta warga tetap tinggal di dalam rumah. Keputusan ini diambil untuk menghindari jatuhnya korban dari pihak sipil jika tentara, polisi atapun para militer mengambil berbagai tindakan untuk menangkap kembali para tahanan," ujarnya.

Seorang pejabat keamanan mengatakan, penjara itu menampung 5 ribu tahanan. Termasuk sekitar 300 militan yang terlibat dalam serangan terhadap pasukan keamanan dan pembunuhan sektarian. Serangan itu terjadi di dekat wilayah kesukuan, perbatasan Pakistan-Afghanistan. Wilayah itu dikenal sebagai basis massa militan Taliban dan al-Qaeda.
(esn)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Kantongi Lisensi Palsu,...
Kantongi Lisensi Palsu, 150 Pilot PIA Dilarang Terbang
Berita Terkini
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
1 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
3 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
7 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
8 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
9 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
10 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved