Pakistan: Serangan drone AS langgar kedaulatan & integritas teritorial
Senin, 29 Juli 2013 - 21:06 WIB
Pakistan: Serangan drone AS langgar kedaulatan & integritas teritorial
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Pakistan mengutuk keras serangan drone (pesawat tak berawak) Amerika Serikat di wilayah kesukuan Waziristan utara. Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam sebuah pernyataan mengatakan, pesawat AS menembakan rudal ke wilayah kaum militan di Shawal, Waziristan Utara hingga membunuh sedikitnya enam anggota militan, Minggu (28/7/2013).
"Ini adalah serangan sepihak dan merupakan bentuk pelanggaran kedaulatan dan integritas teritorial Pakistan," ungkap isi pernyataan tersebut. Kementerian Luar Negeri Pakistan telah berulang kali menekan pemerintah AS untuk segera menghentikan serangan drone ke wilayah Pakistan.
"Pemerintah Pakistan secara konsisten menyatakan, bahwa serangan drone yang kontra-produktif itu menyebabkan hilangnya nyawa warga sipil tak berdosa dan melanggar hak asasi manusia," sebut pernyataan
Kementerian Luar Negeri Pakistan.
Menurut kementerian itu, jika serangan itu terus berlanjut, maka akan membahayakan keberlangsungan hubungan bilateral AS-Pakistan. "Serangan drone ini punya dampak negatif atas keinginan dua negara menjalin hubungan baik dan kooperatif untuk menjamin perdamaian dan stabilitas di kawasan itu," lanjut pernyataan tersebut.
Sumber-sumber keamanan mengatakan, serangan drone AS menargetkan militan Afghanistan yang bersembunyi di wilayah tersebut. Dilaporkan, drone AS tersebut menembakkan empat rudal ke arah rumah dan kendaraan. Dua rudal menghantam rumah, sementara dua lainnya menghantam kendaraan.
"Ini adalah serangan sepihak dan merupakan bentuk pelanggaran kedaulatan dan integritas teritorial Pakistan," ungkap isi pernyataan tersebut. Kementerian Luar Negeri Pakistan telah berulang kali menekan pemerintah AS untuk segera menghentikan serangan drone ke wilayah Pakistan.
"Pemerintah Pakistan secara konsisten menyatakan, bahwa serangan drone yang kontra-produktif itu menyebabkan hilangnya nyawa warga sipil tak berdosa dan melanggar hak asasi manusia," sebut pernyataan
Kementerian Luar Negeri Pakistan.
Menurut kementerian itu, jika serangan itu terus berlanjut, maka akan membahayakan keberlangsungan hubungan bilateral AS-Pakistan. "Serangan drone ini punya dampak negatif atas keinginan dua negara menjalin hubungan baik dan kooperatif untuk menjamin perdamaian dan stabilitas di kawasan itu," lanjut pernyataan tersebut.
Sumber-sumber keamanan mengatakan, serangan drone AS menargetkan militan Afghanistan yang bersembunyi di wilayah tersebut. Dilaporkan, drone AS tersebut menembakkan empat rudal ke arah rumah dan kendaraan. Dua rudal menghantam rumah, sementara dua lainnya menghantam kendaraan.
(esn)