Palestina & Israel berunding di AS pada 30 Juli
Sabtu, 27 Juli 2013 - 23:43 WIB
Palestina & Israel berunding di AS pada 30 Juli
A
A
A
Sindonews.com – Perunding Israel dan Palestina akan bertemu di Washington, Amerika Serikat pada Selasa (30/7/2013), untuk putaran pembicaraan setelah terhenti selama tiga tahun. Demikian dinyatakan seorang pejabat Palestina, Sabtu (27/7/2013).
Berbicara pada kondisi anonimitas, pejabat itu mengatakan kepada AFP, bahwa delegasi Palestina akan dipimpin oleh ketua negosiator, Saeb Erakat. Sedangkan delagasi Israel dipimpin oleh Menteri Kehakiman, Tzipi Livni.
Menurutnya, para pejabat AS juga akan ambil bagian dalam pembicaraan ini. Menteri Pembangunan Daerah Israel, Silvan Shalom mengatakan pada pekan ini, bahwa pembicaraan bisa dilanjutkan pada pekan depan.
Livni, yang ditunjuk kepala juru runding Israel, kabarnya akan didampingi oleh utusan pribadi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Yitzhak Molcho.
"Menurut pejabat senior di Yerusalem, pertemuan di Washington diperkirakan akan mengusung agenda utama soal perundingan, termasuk poin-poin yang akan dibahas dan jadwal pertemuan,” sebut laporan harian Haaretz.
Masih menurut laporan Haaretz, Israel diharapkan membebaskan lebih dari 100 tahanan Palestina dan Arab Israel secara bertahap selama pembicaraan, yang diperkirakan berlangsung selama enam sampai sembilan bulan.
Berbicara pada kondisi anonimitas, pejabat itu mengatakan kepada AFP, bahwa delegasi Palestina akan dipimpin oleh ketua negosiator, Saeb Erakat. Sedangkan delagasi Israel dipimpin oleh Menteri Kehakiman, Tzipi Livni.
Menurutnya, para pejabat AS juga akan ambil bagian dalam pembicaraan ini. Menteri Pembangunan Daerah Israel, Silvan Shalom mengatakan pada pekan ini, bahwa pembicaraan bisa dilanjutkan pada pekan depan.
Livni, yang ditunjuk kepala juru runding Israel, kabarnya akan didampingi oleh utusan pribadi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Yitzhak Molcho.
"Menurut pejabat senior di Yerusalem, pertemuan di Washington diperkirakan akan mengusung agenda utama soal perundingan, termasuk poin-poin yang akan dibahas dan jadwal pertemuan,” sebut laporan harian Haaretz.
Masih menurut laporan Haaretz, Israel diharapkan membebaskan lebih dari 100 tahanan Palestina dan Arab Israel secara bertahap selama pembicaraan, yang diperkirakan berlangsung selama enam sampai sembilan bulan.
(esn)