Dubes AS di Rusia bantah lepas tangan soal kasus Snowden
Senin, 22 Juli 2013 - 22:59 WIB
Dubes AS di Rusia bantah lepas tangan soal kasus Snowden
A
A
A
Sindonews.com – Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Rusia, Michael McFaul, membantah tuduhan bahwa ia telah menunjukkan sikap tidak tertarik dan lepas tangan pada nasib buronan intelijen AS, Edward Snowden yang saat ini masih berada di bandara Moskow.
"Kami jelas dan sering menyatakan keprihatinan kami kepada pemerintah Rusia," tulis McFaul di akun Twitter-nya, Senin (22/7/2013), seperti dikutip dari Xinhua.
Sebelumnya, Anatoly Kucherena, anggota Public Chamber Rusia yang membantu Snowden dalam mengajukan permohonan suaka politik di Rusia, menyebut sikap Kedubes AS kepada warganya sebagai sikap "tidak manusiawi."
"Posisi Manusiawi dari Duta Besar AS atas sesama warga negara, menyebabkan kejutan," kata kantor berita Interfax, mengutip ucapan Kucherena. "Apa pun yang dituduhkan pada Snowden, dia tetaplah seorang manusia membutuhkan dukungan moral," kata Kucherena.
Menurutnya, tidak ada staf Kedutaan AS yang menyatakan keprihatinan atas kondisi Snowden, selama ia terdampar di zona transit Bandara Sheremetyevo, Moskow. Pemerintah AS sendiri telah menjatuhkan dakwaan spionase terhadap Snowden.
Alexander Brod, kepala Biro HAM Moskow, mengatakan kepada Xinhua, tindakan Kucherena terhadap Snowden adalah sangat "mulia." "Tentu saja, AS tidak peduli tentang kenyamanan Snowden. Mereka hanya berpikir tentang bagaimana untuk mendapatkan dia, hidup atau mati," kata Brod.
"Kami jelas dan sering menyatakan keprihatinan kami kepada pemerintah Rusia," tulis McFaul di akun Twitter-nya, Senin (22/7/2013), seperti dikutip dari Xinhua.
Sebelumnya, Anatoly Kucherena, anggota Public Chamber Rusia yang membantu Snowden dalam mengajukan permohonan suaka politik di Rusia, menyebut sikap Kedubes AS kepada warganya sebagai sikap "tidak manusiawi."
"Posisi Manusiawi dari Duta Besar AS atas sesama warga negara, menyebabkan kejutan," kata kantor berita Interfax, mengutip ucapan Kucherena. "Apa pun yang dituduhkan pada Snowden, dia tetaplah seorang manusia membutuhkan dukungan moral," kata Kucherena.
Menurutnya, tidak ada staf Kedutaan AS yang menyatakan keprihatinan atas kondisi Snowden, selama ia terdampar di zona transit Bandara Sheremetyevo, Moskow. Pemerintah AS sendiri telah menjatuhkan dakwaan spionase terhadap Snowden.
Alexander Brod, kepala Biro HAM Moskow, mengatakan kepada Xinhua, tindakan Kucherena terhadap Snowden adalah sangat "mulia." "Tentu saja, AS tidak peduli tentang kenyamanan Snowden. Mereka hanya berpikir tentang bagaimana untuk mendapatkan dia, hidup atau mati," kata Brod.
(esn)