AS cabut visa diplomat Suriah

Kamis, 11 Juli 2013 - 13:34 WIB
AS cabut visa diplomat...
AS cabut visa diplomat Suriah
A A A
Sindonews.com - Amerika Serikat (AS) telah mencabut visa Ali Daghman, diplomat Suriah yang mencoba masuk ke AS untuk kembali ke posnya di Kedutaan Besar Suriah, Selasa (9/10/2013) lalu. Daghman dihentikan saat memasuki bandara Dulles di Washington, demikian dilaporkan Wall Street Journal, Kamis (11/7/2013).

"Kami dapat mengkonfirmasi, bahwa visanya telah dicabut," ungkap Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki kepada wartawan."Kami juga dapat mengkonfirmasi identitasnya," imbuh Psaki tanpa memperjelas keberadaan Daghman, apakah dia masih berada di AS atau telah dideportasi.

Psaki mengatakan, karena rezim pemerintah Suriah Bashar al-Assad terus melanjutkan serangan pembunuhan terhadap rakyatnya, maka pemerintah AS memutuskan mengambil tindakan lebih lanjut untuk membatasi kedatangan pejabat Suriah yang tersisa ke AS.

Meskipun Kedutaan Besar AS di Damaskus telah ditutup karena pertempuran sengit antara pemberontak dan tentara Suriah masih terus berlanjut, namun hingga kini Suriah tetap mempertahankan perwakilan misinya diplomatiknya di Washington tanpa seorang duta besar.

Laporan Wall Street Journal menyebutkan, kedatangan Daghman datang ke AS untuk menjadi orang nomor dua mewakili misi diplomatik di Suriah. Seperti diketahui, sudah berbulan-bulan AS mengatakan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad tidak lahi memiliki legitimasi dan mereka menolak mengakui legitimasi rezim Suriah.
(esn)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Suriah yang Didanai Amerika Serikat, Benarkah Dibuat untuk Perdamaian?
Suriah Diterima Kembali...
Suriah Diterima Kembali ke Liga Arab, Amerika Serikat Kesal
Apakah Amerika Serikat...
Apakah Amerika Serikat Danai Pemberontak Suriah Gulingkan Assad? Ini Jawabannya
Rudal Hantam Pangkalan...
Rudal Hantam Pangkalan Militer Amerika Serikat di Suriah
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
1 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
2 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
3 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
4 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
5 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved