Ramadan, Karzai imbau Taliban berhenti menyerang
Selasa, 09 Juli 2013 - 20:33 WIB
Ramadan, Karzai imbau Taliban berhenti menyerang
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Afghanistan, Hamid Karzai kembali menyerukan kepada militan Taliban untuk menyerah dan bergabung dengan pemerintah untuk memulai proses perdamaian. Demikian imbauan yang disampaikan Karzai dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya, Selasa (9/7/2013).
"Sekali lagi saya mengimbau Taliban, terutama anggota yang masih kecil untuk merasakan rasa sakit yang diderita dan berhenti berperang dan menghentikan pembunuhan rakyat Afghanistan selama Ramadan," ungkap Karzai.
Dalam pesannya, Karzai juga sangat menyayangkan sikap Taliban yang masih menyalakan api perang selama bulan Ramadan. Sebab, Ramadan adalah bulan penuh perdamian dan untuk beribadah. Maka, Karzai mengimbau semua anggota Taliban untuk pulang dan melanjukan hidup dengan normal dan terhormat.
Seperti diketahui, Taliban telah menolak tawaran Karzai untuk pembicaraan damai. Memasuki bulan Ramadan, Taliban mengumumkan, bahwa mereka akan terus memerangi pasukan Afghanistan dan pasukan NATO yang dipimpin oleh Amerika Serikat.
Hari ini, tercatat tiga warga sipil tewas setelah anggota Taliban melancarakan serangan ke pos pemeriksaan Polisi Nasional Afghanistan.
"Sekali lagi saya mengimbau Taliban, terutama anggota yang masih kecil untuk merasakan rasa sakit yang diderita dan berhenti berperang dan menghentikan pembunuhan rakyat Afghanistan selama Ramadan," ungkap Karzai.
Dalam pesannya, Karzai juga sangat menyayangkan sikap Taliban yang masih menyalakan api perang selama bulan Ramadan. Sebab, Ramadan adalah bulan penuh perdamian dan untuk beribadah. Maka, Karzai mengimbau semua anggota Taliban untuk pulang dan melanjukan hidup dengan normal dan terhormat.
Seperti diketahui, Taliban telah menolak tawaran Karzai untuk pembicaraan damai. Memasuki bulan Ramadan, Taliban mengumumkan, bahwa mereka akan terus memerangi pasukan Afghanistan dan pasukan NATO yang dipimpin oleh Amerika Serikat.
Hari ini, tercatat tiga warga sipil tewas setelah anggota Taliban melancarakan serangan ke pos pemeriksaan Polisi Nasional Afghanistan.
(esn)