Ikhwanul Muslimin siapkan demo di tiap provinsi

Selasa, 09 Juli 2013 - 15:34 WIB
Ikhwanul Muslimin siapkan...
Ikhwanul Muslimin siapkan demo di tiap provinsi
A A A
Sindonews.com – Rencana Pemilu Mesir yang ditetapkan presiden sementara Mesir, Adly Mansour, pada Januari 2014 mendatang, dikecam kelompok Ikhawanul Muslimin, pada Selasa (9/7/2013). Sebaliknya, mereka menyiapkan demo besar di setiap provinsi di Mesir.

Mereka tidak rela Mesir kembali ke titik awal dengan Pemilu yang direncanakan oleh seorang pemimpin yang ditunjuk militer. Pasalnya, mereka tidak terima dengan langkah militer yang sudah melengserkan tokoh yang mereka usung, Mohamed Morsi dari kursi Presiden Mesir.

”Sebuah keputusan konstitusional oleh seorang pria yang ditunjuk oleh putchists (pengkudeta), membawa negara ini kembali ke titik awal,” tulis tokoh senior Ikhwanul Muslimin, Essam al-Erian, pada akun Facebook-nya.

Ikhwanul Muslimin Morsi, terus menyerukan demonstrasi sebagai protes pelengseran Morsi, sekaligus kecaman terhadap pembunuhan kelompok mereka pada Senin subuh kemarin. ”Setiap provinsi mengorganisir pemakaman dan demonstrasi. Masing-masing provinsi akan memiliki pusat (demonstrasi),” ujar Juru Bicara Ikhwanul Muslimin, Gehad El-Haddad kepada AFP.

Dikutip kantor berita MENA, presiden sementara Mesir, Adly Mansour telah mengeluarkan dekrit berisi penetapan jadwal referendum pengubahan konstitusi dan Pemilu Parlemen pada Januari 2014. Keputusan itu diambil, setelah melihat situasi di Mesir yang tak kunjung kondusif. Sedangkan pemilihan Presiden Mesir akan digelar, usai Pemilu Parlemen.

Kepala pelayanan darurat, Mohammed Sultan, mengatakan sedikitnya 51 orang tewas dan 435 terluka sejak pelengseran Morsi. Pihak militer menyalahkan "teroris", sementara saksi, termasuk pendukung Ikhwanul di lokasi kejadian, mengatakan pasukan keamanan melepaskan tembakan peringatan dan gas air mata. Namun, ada “preman” berpakaian sipil melakukan penembakan.

Di Kota Port Said, Terusan Suez, orang-orang bersenjata dengan sepeda motor menembaki gereja pada Selasa pagi. Menurut saksi mata, seorang pria terluka dalam serangan tersebut.

Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon mengutuk gelombang kekerasan terbaru di Mesir, dan menyerukan penyelidikan independen.
(esn)
Berita Terkait
Tim Arkeolog Mesir Temukan...
Tim Arkeolog Mesir Temukan Sarkofagus Kayu Kuno di Situs Saqqara
Berfoto di Piramida...
Berfoto di Piramida Kuno, Model Asal Mesir Ditangkap
Melihat Koleksi Museum...
Melihat Koleksi Museum Nasional Peradaban Mesir di Kairo
6 Fakta tentang Alexandria,...
6 Fakta tentang Alexandria, dari Alexander Agung hingga Banyak Mitos
Pesta Kemenangan Rakyat...
Pesta Kemenangan Rakyat Senegal Juarai Piala Afrika 2021
67 Juta Warga Mesir...
67 Juta Warga Mesir Berhak Berikan Suaranya dalam Pemilihan Presiden Mesir
Berita Terkini
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
35 menit yang lalu
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
1 jam yang lalu
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
2 jam yang lalu
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
3 jam yang lalu
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
4 jam yang lalu
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved