Bocoran laporan: AS seperti preman saat bunuh Osama
Selasa, 09 Juli 2013 - 11:35 WIB
Bocoran laporan: AS seperti preman saat bunuh Osama
A
A
A
Sindonews.com – Komisi hakim Pemerintah Pakistan menulis laporan terkait kehidupan pribadi Osama bin Laden selama pelarian, dan operasi pembunuhan mantan pemimpin al-Qaeda itu oleh pasukan AS. Laporan itu dibocorkan stasiun televisi Al Jazeera, Senin (8/7/2013), dikutip Reuters, Selasa (9/7/2013).
Laporan setebal 336 halaman yang disusun beradasarkan wawancara dari anggota keluarga bin Laden dan para pejabat terkait. Selain memuat cara penyamaran bin Laden, laporan tersebut juga memuat ketidakmampuan aparat keamanan Pakistan untuk mendeteksi keberadaan CIA di Pakistan, sebelum bin Laden dibunuh pasukan AS 2011 lalu.
Tidak hanya aparat keamanan Pakistan yang dikritisi dalam laporan itu. Tapi juga cara operasi pasukan AS terhadap bin Laden yang mereka sebut memakai cara ilegal. ”AS bertindak seperti preman kriminal,” bunyi laporan tersebut.
”Tetapi di atas semua itu, laporan tragedi mengacu secara komprehensif terhadap kegagalan aparat keamanan Pakistan untuk mendeteksi keberadaan bin Laden di wilayahnya selama hampir satu dekade,” lanjut laporan itu.
Setelah berburu selama satu dekade, CIA akhirnya melacak mantan pemimpin al Qaeda itu, di Abbottabad, dekat Ibu Kota Islamabad. Dalam misi malam hari, pasukan Navy SEAL, AS, bin Laden dibunuh pada 2 Mei 2011. Operasi tersebut sempat memicu ketegangan militer Pakistan dan Washington.
”Adapun (kegagalan mendeteksi) jaringan CIA, adalah kelalaian fatal dan ketidakmampuan (aparat keamanan Pakistan),” imbuh laporan komisi hakim Pakistan.
Laporan setebal 336 halaman yang disusun beradasarkan wawancara dari anggota keluarga bin Laden dan para pejabat terkait. Selain memuat cara penyamaran bin Laden, laporan tersebut juga memuat ketidakmampuan aparat keamanan Pakistan untuk mendeteksi keberadaan CIA di Pakistan, sebelum bin Laden dibunuh pasukan AS 2011 lalu.
Tidak hanya aparat keamanan Pakistan yang dikritisi dalam laporan itu. Tapi juga cara operasi pasukan AS terhadap bin Laden yang mereka sebut memakai cara ilegal. ”AS bertindak seperti preman kriminal,” bunyi laporan tersebut.
”Tetapi di atas semua itu, laporan tragedi mengacu secara komprehensif terhadap kegagalan aparat keamanan Pakistan untuk mendeteksi keberadaan bin Laden di wilayahnya selama hampir satu dekade,” lanjut laporan itu.
Setelah berburu selama satu dekade, CIA akhirnya melacak mantan pemimpin al Qaeda itu, di Abbottabad, dekat Ibu Kota Islamabad. Dalam misi malam hari, pasukan Navy SEAL, AS, bin Laden dibunuh pada 2 Mei 2011. Operasi tersebut sempat memicu ketegangan militer Pakistan dan Washington.
”Adapun (kegagalan mendeteksi) jaringan CIA, adalah kelalaian fatal dan ketidakmampuan (aparat keamanan Pakistan),” imbuh laporan komisi hakim Pakistan.
(esn)