Beli senjata dari Korut, Jenderal Myanmar masuk daftar hitam AS

Rabu, 03 Juli 2013 - 02:19 WIB
Beli senjata dari Korut,...
Beli senjata dari Korut, Jenderal Myanmar masuk daftar hitam AS
A A A
Sindonews.com – Pemerintahan Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi pada Letnan Jenderal Thein Htay, Kepala Direktorat Industri Pertahanan Myanmar (DDI), Selasa (2/7/2013). Sanksi dijatuhkan, karena Htay terlibat dalam permbelian senjata dari Korea Utara (Korut).

“Sanksi yang dijatuhkan terhadap Letnan Jenderal Thein Htay, melarang melakukan bisnis dengan perusahaan AS dan membekukan seluruh asetnya di bawah yurisdiksi AS,” sebut pernyataan Departemen Keuangan AS, seperti dikutip dari Xinhua.

Htay, masuk dalam daftar hitam di bawah perintah eksekutif AS, yang menargetkan mereka yang terlibat dalam perdagangan senjata antara Korut dan Myanmar. Htay juga dituduh bertindak atas nama DDI, yang ditunjuk pada Juli 2012 untuk pembelian peralatan dan bahan militer dari Korut.

"Thein Htay telah mengabaikan persyaratan internasional untuk menghentikan pembelian barang militer dari Korut, pendapatan yang langsung mendukung kegiatan ilegal Korut," kata David Cohen, Sekretaris Depkeu AS untuk terorisme dan intelijen keuangan, dalam sebuah pernyataan.

Departemen Keuangan AS mengatakan, pemerintah Myanmar tidak ditargetkan dalam aksi itu, karena telah mengambil "langkah positif" dengan memutuskan hubungan militer dengan Korut. Pemerintah AS telah mencabut sanksi terhadap Myanmar, dalam menanggapi reformasi yang dilakukan di Myanmar dalam beberapa tahun terakhir ini.
(esn)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
1 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
2 jam yang lalu
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
3 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
4 jam yang lalu
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
5 jam yang lalu
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
6 jam yang lalu
Infografis
Lawan China-Korut, Jepang-AS...
Lawan China-Korut, Jepang-AS akan Bahas Penggunaan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved