Serangkaian ledakan bom tewaskan 14 warga Irak
Senin, 01 Juli 2013 - 12:41 WIB
Serangkaian ledakan bom tewaskan 14 warga Irak
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 14 orang dilaporkan tewas dalam lima ledakan bom di empat lima lokasi terpisah di Irak pada Minggu (30/6/2013). Serangan paling mematikan terjadi di Nahrawan, sebelah tenggara Ibu Kota Baghdad.
Sebuah bom meledak di lapangan sepak bola saat sejumlah pemuda sedang bermain bola. "Sembilan orang dilaporkan tewas, sementara 25 orang lainnya menderita luka-luka," ungkap seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Irak seperti diberitakan Naharnet.
"Sebagian besar korban tewas adalah remaja yang berusia di bawah 16 tahun," imbuh pejabat itu. Serangan bom kedua terjadi di Kota Mosul, 400 km dari Ibu Kota Baghdad. Polisi lokal mengatakan, ledakan itu menewaskan tiga warga sipil dan melukai satu orang.
Serangan bom berikutnya terjadi di Algeria. Pelaku pengemboman memasang sebuah bom yang ditanam di pinggir jalan dan menargetkan patroli kepolisian. Tapi nahas, ledakan itu menewaskan seorang warga sipil dan saudaranya.
Ledakan terakhir dilaporkan terjadi di Distrik Jamaiah, Hilla. Seorang pengemudi tewas dan satu orang lainnya menderita luka-luka setelah mobil yang ia kendarai meledak setelah dipasangi bom.
Tidak ada kelompok yang sejauh ini menyatakan bertanggung jawab atas serangan ini. Diduga kuat dalang di balik serangan ini adalah kelompok al-Qaeda di Irak.
Lima serangan bom sepanjang akhir pekan kemarin menambah jumlah korban tewas nasional akibat ledakan bom, yang saat ini telah berjumlah 448 jiwa sepanjang Juni. Sementara itu, PBB melaporkan total korban tewas dalam dua bulan sebelumnya mencapai lebih dari 1.750 jiwa. Kondisi ini memicu kekhawatiran, bahwa kelompok teroris membuat kekerasan semakin meluas.
Sebuah bom meledak di lapangan sepak bola saat sejumlah pemuda sedang bermain bola. "Sembilan orang dilaporkan tewas, sementara 25 orang lainnya menderita luka-luka," ungkap seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Irak seperti diberitakan Naharnet.
"Sebagian besar korban tewas adalah remaja yang berusia di bawah 16 tahun," imbuh pejabat itu. Serangan bom kedua terjadi di Kota Mosul, 400 km dari Ibu Kota Baghdad. Polisi lokal mengatakan, ledakan itu menewaskan tiga warga sipil dan melukai satu orang.
Serangan bom berikutnya terjadi di Algeria. Pelaku pengemboman memasang sebuah bom yang ditanam di pinggir jalan dan menargetkan patroli kepolisian. Tapi nahas, ledakan itu menewaskan seorang warga sipil dan saudaranya.
Ledakan terakhir dilaporkan terjadi di Distrik Jamaiah, Hilla. Seorang pengemudi tewas dan satu orang lainnya menderita luka-luka setelah mobil yang ia kendarai meledak setelah dipasangi bom.
Tidak ada kelompok yang sejauh ini menyatakan bertanggung jawab atas serangan ini. Diduga kuat dalang di balik serangan ini adalah kelompok al-Qaeda di Irak.
Lima serangan bom sepanjang akhir pekan kemarin menambah jumlah korban tewas nasional akibat ledakan bom, yang saat ini telah berjumlah 448 jiwa sepanjang Juni. Sementara itu, PBB melaporkan total korban tewas dalam dua bulan sebelumnya mencapai lebih dari 1.750 jiwa. Kondisi ini memicu kekhawatiran, bahwa kelompok teroris membuat kekerasan semakin meluas.
(esn)