Jerman usul tunda pembicaraan soal keanggotaan Turki di UE
Selasa, 25 Juni 2013 - 03:46 WIB
Jerman usul tunda pembicaraan soal keanggotaan Turki di UE
A
A
A
Sindonews.com – Jerman mengusulkan untuk menunda babak baru perundingan soal keinginan Turki bergabung dengan Uni Eropa (UE). Sikap ini menunjukkan rasa tidak senang blok itu atas sikap aparat Turki dalam menangani aksi protes anti pemerintah yang berlangsung dalam tiga pekan terakhir ini.
UE telah merencanakan untuk menghidupkan kembali perundingan soal keinginan Turki bergabung ke UE pada Rabu (26/6/2013). Tapi, Jerman didukung oleh beberapa negara UE lainnya, menghalangi rencana itu.
Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle, mengatakan, Pemerintah Jerman melayangkan usulan itu ke Irlandia, sebagai pemegang mandat Presiden UE saat ini. Usulan ini dilayangkan Jerman, setelah berkonsultasi dengan negara-negara anggota UE lainnya.
"Kita tidak bisa mengatakan hari ini, jika proposal ini akan dilayangkan. Kita lakukan yang terbaik untuk datang ke sebuah solusi yang baik," kata Westerwelle pada pertemuan Menteri Luar Negeri UE di Luxembourg.
Seorang pejabat senior Turki mengatakan kepada Reuters pekan lalu, bahwa keputusan UE untuk tidak membuka bab baru perundingan soal usulan keanggotan Turki, akan memancing reaksi keras dari Turki. Jerman sendiri memang menjadi negara yang paling keras mengecam sikap aparat Turki dalam menangani aksi demonstrasi massal yang menentang pemerintahan Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan.
UE telah merencanakan untuk menghidupkan kembali perundingan soal keinginan Turki bergabung ke UE pada Rabu (26/6/2013). Tapi, Jerman didukung oleh beberapa negara UE lainnya, menghalangi rencana itu.
Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle, mengatakan, Pemerintah Jerman melayangkan usulan itu ke Irlandia, sebagai pemegang mandat Presiden UE saat ini. Usulan ini dilayangkan Jerman, setelah berkonsultasi dengan negara-negara anggota UE lainnya.
"Kita tidak bisa mengatakan hari ini, jika proposal ini akan dilayangkan. Kita lakukan yang terbaik untuk datang ke sebuah solusi yang baik," kata Westerwelle pada pertemuan Menteri Luar Negeri UE di Luxembourg.
Seorang pejabat senior Turki mengatakan kepada Reuters pekan lalu, bahwa keputusan UE untuk tidak membuka bab baru perundingan soal usulan keanggotan Turki, akan memancing reaksi keras dari Turki. Jerman sendiri memang menjadi negara yang paling keras mengecam sikap aparat Turki dalam menangani aksi demonstrasi massal yang menentang pemerintahan Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan.
(esn)