Pakistan akan seret Musharraf ke pengadilan tinggi

Senin, 24 Juni 2013 - 17:39 WIB
Pakistan akan seret...
Pakistan akan seret Musharraf ke pengadilan tinggi
A A A
Sindonews.com - Perdana Menteri Pakistan, Nawaz Sharif, pada Senin (24/6/2013) mengumumkan, bahwa pemerintahannya akan melanjutkan kasus pengkhianatan tingkat tinggi terhadap mantan Presiden Pervez Musharraf.

Pengadilan tinggi militer akan digelar untuk melanjutkan kasus Musharraf yang membubarkan konstitusi dan memberlakukan keadaan darurat di Pakistan pada November 2007. Pernyataan Sharif di Parlemen itu muncul, tak lama setelah Mahkamah Agung meminta Jaksa Agung untuk menginformasikan pengadilan tinggi untuk mengadili Musharraf dalam kasus pengkhianatan tingkat tinggi.

Beberapa individu telah mengajukan petisi agar Musharaf diseret ke pengadilan. Namun, para ahli hukum berpandangan, bahwa sidang pengkhianatan tingkat tinggi hanya bisa dimulai jika pemerintah federal menginginkannya.

Sharif mengumumkan di Majelis Nasional, bahwa Musharraf telah dua kali membatalkan konstitusi dan ia harus menghadapi pengadilan. ”Kami telah memutuskan kasus pengkhianatan tingkat tinggi terhadap Musharraf menurut Konstitusi pada Pasal 6,” kata Sharif di Majelis Nasional atau sebuah lembaga yang lebih rendah dari Parlemen.

Partai-partai oposisi menyambut baik pengumuman Sharif dan mendukungnya. Pemimpin oposisi, Syed Khurshid Shah, mengusulkan untuk menghapus semua potret penguasa militer itu dari gedung-gedung pemerintah.

Musharraf telah menolak Pemerintah Nawaz Sharif pada bulan Oktober 1999 dan kemudian mengirimnya ke pengasingan di Arab Saudi. ”Pada tahun 1999 negara sedang dalam perjalanan untuk kemajuan dan tidak normal ketika diktator membubarkan pemerintahan terpilih,” ucap Sharif.
(esn)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
5 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
7 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
8 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
9 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
10 jam yang lalu
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
11 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved