Diplomat Suriah tuding AS palsukan laporan soal senjata kimia

Jum'at, 14 Juni 2013 - 23:25 WIB
Diplomat Suriah tuding...
Diplomat Suriah tuding AS palsukan laporan soal senjata kimia
A A A
Sindonews.com – Laporan Amerika Serikat (AS) yang menyatakan bahwa pasukan Pemerintah Suriah telah menggunakan senjata kimia terhadap pemberontak, adalah laporan palsu. Demikian dinyatakan oleh Duta Besar Suriah untuk Rusia, Riyad Haddad, Jumat (14/6/2013).

"Informasi yang didistribusikan oleh Gedung Putih, sepenuhnya dibuat dan dipalsukan," kata kantor berita Interfax mengutip pernyataan Haddad. Menurutnya, justru kaum pemberontak yang menggunakan senjata kimia dalam perang saudara yang sudah berlangsung selama 2 tahun lebih itu.

"Senjata-senjata kimia telah digunakan oleh kelompok teroris, seperti yang dilaporkan sebelumnya," katanya. Haddad mengingatkan, bahwa pada Maret silam, Pemerintah Suriah telah mengajukan permohonan kepada PBB untuk melakukan penyelidikan dugaan serangan kimia di dekat kota Aleppo.

Pemerintah Suriah sendiri telah didesak oleh pihak luar untuk membentuk sebuah komisi ahli khusus guna menyelidiki insiden tersebut. “Sayangnya, pemain internasional ingin mengubah tujuan komisi itu, sehingga bisa mengulangi skenario di Irak," katanya.

Haddad juga mengatakan, dunia Barat telah memasok senjata ke kubu pemberontak Suriah sejak 2011 silam. "Barat yang dipimpin oleh AS, telah mengirimkan senjata kepada teroris di Suriah sejak awal, dan hari ini mereka baru mengumumkannya secara keras," katanya.
(esn)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Suriah yang Didanai Amerika Serikat, Benarkah Dibuat untuk Perdamaian?
Suriah Diterima Kembali...
Suriah Diterima Kembali ke Liga Arab, Amerika Serikat Kesal
Apakah Amerika Serikat...
Apakah Amerika Serikat Danai Pemberontak Suriah Gulingkan Assad? Ini Jawabannya
Rudal Hantam Pangkalan...
Rudal Hantam Pangkalan Militer Amerika Serikat di Suriah
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
40 menit yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
1 jam yang lalu
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
4 jam yang lalu
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
5 jam yang lalu
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
6 jam yang lalu
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved