Rusia khawatir teroris di Irak produksi senjata kimia
Rabu, 05 Juni 2013 - 02:11 WIB
Rusia khawatir teroris di Irak produksi senjata kimia
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Rusia mengaku sangat prihatin dengan laporan soal teroris di Irak yang mungkin akan menghasilkan senjata kimia. Demikian dinyatakan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia, Selasa (4/6/2013).
"Laporan yang datang dari Baghdad mengkonfirmasi kondisi darurat yang terus meningkat untuk melaksanakan kewaspadaan maksimum atas upaya para teroris di Suriah dan Irak yang memasuki tahap penggunaan bahan kimia,” sebut pernyataan Kemenlu Rusia, seperti dikutip dari Xinhua.
"Kami mendukung tindakan tegas dari Pemerintah Irak yang ditujukan terhadap senjata proliferasi kimia, kegiatan al-Qaeda, dan kelompok-kelompok di bawahnya," lanjut pernyataan itu. “Dalam rangka untuk mengatasi ancaman ini, diperlukan kerjasama internasional yang luas dan koordinasi,” tambahnya.
Pada awal bulan ini, Kementerian Pertahanan Irak mengatakan telah menemukan tiga basis al-Qaeda, di mana senjata kimia telah diproduksi. Kelompok ini membangun dua fasilitas di Baghdad dan yang ketiga di provinsi yang dirahasiakan untuk menghasilkan gas sarin dan mustard untuk membuat senjata kimia.
Menurut pemerintah Irak, bahan kimia bisa digunakan oleh teroris di Irak dan Suriah, serta di Amerika Serikat dan Eropa.
"Laporan yang datang dari Baghdad mengkonfirmasi kondisi darurat yang terus meningkat untuk melaksanakan kewaspadaan maksimum atas upaya para teroris di Suriah dan Irak yang memasuki tahap penggunaan bahan kimia,” sebut pernyataan Kemenlu Rusia, seperti dikutip dari Xinhua.
"Kami mendukung tindakan tegas dari Pemerintah Irak yang ditujukan terhadap senjata proliferasi kimia, kegiatan al-Qaeda, dan kelompok-kelompok di bawahnya," lanjut pernyataan itu. “Dalam rangka untuk mengatasi ancaman ini, diperlukan kerjasama internasional yang luas dan koordinasi,” tambahnya.
Pada awal bulan ini, Kementerian Pertahanan Irak mengatakan telah menemukan tiga basis al-Qaeda, di mana senjata kimia telah diproduksi. Kelompok ini membangun dua fasilitas di Baghdad dan yang ketiga di provinsi yang dirahasiakan untuk menghasilkan gas sarin dan mustard untuk membuat senjata kimia.
Menurut pemerintah Irak, bahan kimia bisa digunakan oleh teroris di Irak dan Suriah, serta di Amerika Serikat dan Eropa.
(esn)