Pakistan akan rancang kebijakan soal serangan drone AS
Jum'at, 31 Mei 2013 - 22:42 WIB
Pakistan akan rancang kebijakan soal serangan drone AS
A
A
A
Sindonews.com – Seorang pemimpin senior Liga Muslim Pakistan (PML-N), Chaudhry Nisar Ali Khan, mengatakan, bahwa pihaknya telah memutuskan untuk menyusun kebijakan nasional tentang serangan pesawat tak berawak (drone) Amerika Serikat (AS) yang kerap melanggar kedaulatan Pakistan.
Menurut Khan, yang partainya akan membentuk pemerintahan baru di Pakistan, serangan drone telah menghambat upaya perdamaian, karena hal itu membantu berkumpul kembali para militan.
Khan juga mengatakan, pemerintah baru ini juga akan mengambil semua kekuatan politik, sambil merancang strategi untuk mengatasi tantangan lain yang dihadapi oleh negara. Pernyataan khan itu muncul, setelah Taliban Pakistan menarik tawaran dialog perdamaian mereka dengan pemerintahan baru Pakistan.
Sikap ini diambil Taliban Pakistan, setelah seorang pemimpin senior mereka tewas dalam serangan drone AS pada pertengahan pekan lalu. Serangan drone AS itu menewaskan Wali-ur Rehman Mehsud, orang nomor dua di Tehrik-e-Taliban Pakistan.
Sebelumnya, pemimpin PLM-N, Nawaz Sharif juga telah mengisyaratkan untuk mengadakan pembicaraan dengan Taliban. Tapi, serangan drone AS itu telah memperumit situasi. Serangan drone itu sendiri terjadi di wilayah Waziristan Utara.
Menurut Khan, yang partainya akan membentuk pemerintahan baru di Pakistan, serangan drone telah menghambat upaya perdamaian, karena hal itu membantu berkumpul kembali para militan.
Khan juga mengatakan, pemerintah baru ini juga akan mengambil semua kekuatan politik, sambil merancang strategi untuk mengatasi tantangan lain yang dihadapi oleh negara. Pernyataan khan itu muncul, setelah Taliban Pakistan menarik tawaran dialog perdamaian mereka dengan pemerintahan baru Pakistan.
Sikap ini diambil Taliban Pakistan, setelah seorang pemimpin senior mereka tewas dalam serangan drone AS pada pertengahan pekan lalu. Serangan drone AS itu menewaskan Wali-ur Rehman Mehsud, orang nomor dua di Tehrik-e-Taliban Pakistan.
Sebelumnya, pemimpin PLM-N, Nawaz Sharif juga telah mengisyaratkan untuk mengadakan pembicaraan dengan Taliban. Tapi, serangan drone AS itu telah memperumit situasi. Serangan drone itu sendiri terjadi di wilayah Waziristan Utara.
(esn)