Pemerintah Myanmar minta warganya tenang

Rabu, 29 Mei 2013 - 17:52 WIB
Pemerintah Myanmar minta...
Pemerintah Myanmar minta warganya tenang
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Myanmar meminta warganya untuk tenang dan berhenti melakukan aksi kekerasan, Rabu (29/5/2013). Seruan itu datang setelah pecah bentrok terbaru antara umat Muslim dan Budha di Kota Lashio, negara bagian Shan, wilayah utara Myanmar, Selasa (28/5/2013).

Pemerintah meminta warga Myanmar untuk mengakhiri aksi kekerasan yang baru saja terjadi. Tidak ada tempat bagi kekerasan dalam masyarakat demokratis Myanmar yang sedang dibangun.

"Saya meminta semua orang untuk menontrol diri mereka masing-masing agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali di Lashio atau daerah lainnya di Myanmar," ungkap Ye Htut, Juru Bicara Presiden Myanmar dalam sebuah pesan yang dirilis di akun Facebook resminya.

Seorang pejabat pemerintah di Lashio mengatakan, sebuah masjid dan panti asuhan telah menjadi sasaran amuk massa dan hangus terbakar. Sejumlah toko yang berada di sekitar panti asuhan itu juga ikut hangus terbakar.

Menurut pengakuan Haji Aung Lwin, seorang Muslim yang tinggal di sebuah desa di pinggiran Kota Lashio, bentrokan dipicu oleh pertengkaran antara seorang pria Muslim (48) dan wanita Budha (24) yang bekerja di sebuah pom bensin. Beberapa warga mengatakan, pria itu menyiram si wanita dengan bensin dan membakarnya.

“Setelah polisi menahan pria itu, umat Budha lokal mengepung kantor polisi dan menuntut dia diserahkan,” kata Aung.

Ketika polisi menolak permintaan itu, kerumunan massa mengamuk. Mereka membakar sepeda motor dan menyerang Masjid Myoma, dekat pasar Lashio. Seorang saksi melaporkan melihat api di kota dan bangunan besar yang terbakar.
(esn)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
37 menit yang lalu
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
1 jam yang lalu
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
8 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
9 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
10 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
11 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved