Menlu AS desak PM Turki tunda kunjungan ke Gaza
Senin, 22 April 2013 - 22:08 WIB
Menlu AS desak PM Turki tunda kunjungan ke Gaza
A
A
A
Sinodnews.com – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry meminta Perdana Menteri Turki untuk menunda kunjungan ke Jalur Gaza. "Kami telah menyatakan kepada Perdana Menteri (Recep Tayyip Erdogan), bahwa akan lebih baik untuk menunda," kata Kerry wartawan di Istanbul, Minggu (21/4/2013).
Kerry mendesak Erdogan untuk menunggu "kondisi yang tepat" dalam mengadakan lawatan ke Gaza. Menurutnya, hal ini terkait dengan pembicaraan yang bertujuan untuk menempatkan hubungan Israel-Turki kembali ke jalur yang benar dan sebagai bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali proses perdamaian Timur Tengah.
AS khawatir, kunjungan Erdogan itu akan menyulitkan upaya untuk mengembalikan hubungan Turki-Israel yang memburuk sejak tewasnya Sembilan aktivis Turki dalam serangan yang dilakukan pasukan Israel di atas kapal bantuan Turki yang menuju Gaza pada 2010 silam.
Sebagai sekutu Turki dan Israel, AS berupaya mendamaikan kedua negara. Dalam kunjungan ke Israel beberapa waktu lalu, Presiden AS Barack Obama memprakarsai percakapan telepon antara PM Israel Benjamin Netanyahu dengan Erdogan. Dalam kesempatan itu, Netanyahu menyampaikan permintaan maafnya.
Sebelumnya, pada pekan lalu Erdogan mengumumkan, bahwa ia berencana untuk mengunjungi wilayah Palestina yang miskin itu pada akhir bulan berikutnya. Erdogan mengatakan, kunjungannya akan ditujukan untuk mendorong pencabutan embargo Israel di Jalur Gaza.
Kerry mendesak Erdogan untuk menunggu "kondisi yang tepat" dalam mengadakan lawatan ke Gaza. Menurutnya, hal ini terkait dengan pembicaraan yang bertujuan untuk menempatkan hubungan Israel-Turki kembali ke jalur yang benar dan sebagai bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali proses perdamaian Timur Tengah.
AS khawatir, kunjungan Erdogan itu akan menyulitkan upaya untuk mengembalikan hubungan Turki-Israel yang memburuk sejak tewasnya Sembilan aktivis Turki dalam serangan yang dilakukan pasukan Israel di atas kapal bantuan Turki yang menuju Gaza pada 2010 silam.
Sebagai sekutu Turki dan Israel, AS berupaya mendamaikan kedua negara. Dalam kunjungan ke Israel beberapa waktu lalu, Presiden AS Barack Obama memprakarsai percakapan telepon antara PM Israel Benjamin Netanyahu dengan Erdogan. Dalam kesempatan itu, Netanyahu menyampaikan permintaan maafnya.
Sebelumnya, pada pekan lalu Erdogan mengumumkan, bahwa ia berencana untuk mengunjungi wilayah Palestina yang miskin itu pada akhir bulan berikutnya. Erdogan mengatakan, kunjungannya akan ditujukan untuk mendorong pencabutan embargo Israel di Jalur Gaza.
(esn)