Pakistan kecam serangan drone AS di Waziristan Utara
Selasa, 16 April 2013 - 01:07 WIB
Pakistan kecam serangan drone AS di Waziristan Utara
A
A
A
Sindonews.com – Pakistan mengutuk keras serangan drone (pesawat tak berawak) Amerika Serikat (AS) di daerah suku-suku Waziristan Utara yang menewaskan sedikitnya empat orang pada akhir pekan lalu.
"Serangan sepihak tersebut bertentangan dengan Hukum Internasional dan kontraproduktif bagi stabilitas negara ini," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan, Senin (15/4/2013), seperti dikutip dari Xinhua.
"Pemerintah Pakistan telah mempertahankan posisinya, bahwa serangan pesawat tak berawak adalah pelanggaran terhadap integritas teritorial dan kedaulatan," lanjut pernyataan tersebut. Pernyataan itu mengatakan, bahwa serangan tersebut juga membuat preseden berbahaya dalam hubungan antar negara.
"Pemerintah Pakistan menyerukan kepada Pemerintah AS untuk menghentikan serangan tersebut, didasarkan pada saling menghormati dan norma-norma internasional yang ada," kata Kementerian Luar Negeri Pakistan.
Dalam serangan pada Minggu (14/4/2013) itu, setidaknya empat anggota militan tewas. Menurut para pejabat keamanan, serangan tersebut terjadi di Kota Datta Khel, 35 kilometer sebelah barat Miranshah, kota utama di wilayah Waziristan Utara. Wilayah ini dikenal tanpa hukum dan berbatasan dengan Afghanistan.
Dalam serangan itu, AS mengerahkan enam drone yang terbang di atas wilayah Kota Manzarkhel. Salah satu drone lantas menembakan dua buah rudal.
"Untuk beberapa saat, drone-drone tersebut terus melayang di atas kompleks dan kemudian satu pesawat tak berawak menembakkan dua rudal pada saat matahari terbenam," kata seorang pejabat keamanan setempat.
"Serangan sepihak tersebut bertentangan dengan Hukum Internasional dan kontraproduktif bagi stabilitas negara ini," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan, Senin (15/4/2013), seperti dikutip dari Xinhua.
"Pemerintah Pakistan telah mempertahankan posisinya, bahwa serangan pesawat tak berawak adalah pelanggaran terhadap integritas teritorial dan kedaulatan," lanjut pernyataan tersebut. Pernyataan itu mengatakan, bahwa serangan tersebut juga membuat preseden berbahaya dalam hubungan antar negara.
"Pemerintah Pakistan menyerukan kepada Pemerintah AS untuk menghentikan serangan tersebut, didasarkan pada saling menghormati dan norma-norma internasional yang ada," kata Kementerian Luar Negeri Pakistan.
Dalam serangan pada Minggu (14/4/2013) itu, setidaknya empat anggota militan tewas. Menurut para pejabat keamanan, serangan tersebut terjadi di Kota Datta Khel, 35 kilometer sebelah barat Miranshah, kota utama di wilayah Waziristan Utara. Wilayah ini dikenal tanpa hukum dan berbatasan dengan Afghanistan.
Dalam serangan itu, AS mengerahkan enam drone yang terbang di atas wilayah Kota Manzarkhel. Salah satu drone lantas menembakan dua buah rudal.
"Untuk beberapa saat, drone-drone tersebut terus melayang di atas kompleks dan kemudian satu pesawat tak berawak menembakkan dua rudal pada saat matahari terbenam," kata seorang pejabat keamanan setempat.
(esn)