Menlu Suriah lakukan kunjungan mendadak ke Irak
Minggu, 26 Mei 2013 - 19:42 WIB
Menlu Suriah lakukan kunjungan mendadak ke Irak
A
A
A
Sindonews.com - Walid Muallem, Menteri Luar Negeri Suriah melakukan kunjungan dadakan ke Irak untuk mengadakan pembicaraan dengan pejabat tinggi Irak, Minggu (26/5/2013)."Menteri Luar Negeri Suriah hari ini tiba di Baghdad sebagai delegasi Suriah," ungkap pejabat Suriah.
"Muallem akan bertemu dengan Nuri al-Maliki, Perdana Menteri Irak," imbuh pejabat Suriah tanpa merinci lamanya kunjungan dan siapa saja pejabat Irak yang akan ditemui selama kunjungan ke Baghdad ini.
Kunjungan tersebut terjadi sehari setelah Irak melancarkan operasi besar-besaran untuk mengamankan sisi barat wilayah gurun Irak. Pasalnya, mereka khawatir wilayah tersebut akan digunakan kelompok miltan untuk melawan Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Di antara kelompok muslim Sunni yang melancarkan perjuangan untuk menjatuhkan Assad, beberapa kelompok bersekutu dengan al-Qaeda. Kabar itu telah memicu kekhawatiran Pemerintah Irak dan ketakutan perang di Suriah akan semakin meningkatkan aksi ketegangan dan kekerasan di dalam negeri.
Selama dua tahun konflik pecah di Suriah, Irak berusaha menghindari publikasi kepada siapakah mereka berpihak, apakah kelompok oposisi atau pemerintah Assad. Tapi, barat telah menuduh Irak berpura-pura tidak tahu bahwa wilayah udaranya digunakan Iran untuk memasok senjata kepada pasukan militer Suriah.
"Muallem akan bertemu dengan Nuri al-Maliki, Perdana Menteri Irak," imbuh pejabat Suriah tanpa merinci lamanya kunjungan dan siapa saja pejabat Irak yang akan ditemui selama kunjungan ke Baghdad ini.
Kunjungan tersebut terjadi sehari setelah Irak melancarkan operasi besar-besaran untuk mengamankan sisi barat wilayah gurun Irak. Pasalnya, mereka khawatir wilayah tersebut akan digunakan kelompok miltan untuk melawan Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Di antara kelompok muslim Sunni yang melancarkan perjuangan untuk menjatuhkan Assad, beberapa kelompok bersekutu dengan al-Qaeda. Kabar itu telah memicu kekhawatiran Pemerintah Irak dan ketakutan perang di Suriah akan semakin meningkatkan aksi ketegangan dan kekerasan di dalam negeri.
Selama dua tahun konflik pecah di Suriah, Irak berusaha menghindari publikasi kepada siapakah mereka berpihak, apakah kelompok oposisi atau pemerintah Assad. Tapi, barat telah menuduh Irak berpura-pura tidak tahu bahwa wilayah udaranya digunakan Iran untuk memasok senjata kepada pasukan militer Suriah.
(esn)