Bom sepeda motor meledak di Pakistan, 6 tewas
Jum'at, 22 Maret 2013 - 19:13 WIB
Bom sepeda motor meledak di Pakistan, 6 tewas
A
A
A
Sindonews.com – Sebuah bom yang dipasang pada sepeda motor menewaskan enam orang dan melukai 15 lainnya, Jumat (22/3/2013). Bom ini meledak di stasiun bus yang berada di pasar yang ramai, di kota kecil Dera Allah Yar, sebelah barat daya provinsi Baluchistan, Pakistan.
Bom itu diledakkan dengan menggunakan pengendali jarak jauh. "Setidaknya enam orang tewas dan lebih dari 15 lainnya menderita luka-luka. Bom itu ditaruh di sepeda motor," kata perwira polisi setempat, Qamar Ul Hasan. Menurutnya, tidak jelas bom itu ditujukan pada siapa.
"Bom itu juga menyebabkan kerusakan parah pada lima sampai enam toko dan menghancurkan beberapa sepeda motor dan kendaraan lainnya," lanjut Hasan. Hingga kini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan ini.
Seorang pejabat kepolisian Pakistan lainnya, Zulfiqar Ali, mengkonfirmasi serangan itu dan menyatakan, bahwa korban tewas bisa saja bertambah, mengingat luka parah yang diderita para korban. “Semua yang tewas adalah warga sipil,” jelas Ali.
Baluchistan adalah wilayah Pakistan yang berbatasan dengan Afghanistan dan Iran. Provinsi ini kerap mengalami aksi kekerasan yang dilakukan oleh kaum militan Islam terhadap kaum minoritas Muslim Syiah. Aksi kekerasan ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang kondisi keamanan jelang pemilihan umum Pakistan yang akan digelar pada 11 Mei.
Bom itu diledakkan dengan menggunakan pengendali jarak jauh. "Setidaknya enam orang tewas dan lebih dari 15 lainnya menderita luka-luka. Bom itu ditaruh di sepeda motor," kata perwira polisi setempat, Qamar Ul Hasan. Menurutnya, tidak jelas bom itu ditujukan pada siapa.
"Bom itu juga menyebabkan kerusakan parah pada lima sampai enam toko dan menghancurkan beberapa sepeda motor dan kendaraan lainnya," lanjut Hasan. Hingga kini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan ini.
Seorang pejabat kepolisian Pakistan lainnya, Zulfiqar Ali, mengkonfirmasi serangan itu dan menyatakan, bahwa korban tewas bisa saja bertambah, mengingat luka parah yang diderita para korban. “Semua yang tewas adalah warga sipil,” jelas Ali.
Baluchistan adalah wilayah Pakistan yang berbatasan dengan Afghanistan dan Iran. Provinsi ini kerap mengalami aksi kekerasan yang dilakukan oleh kaum militan Islam terhadap kaum minoritas Muslim Syiah. Aksi kekerasan ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang kondisi keamanan jelang pemilihan umum Pakistan yang akan digelar pada 11 Mei.
(esn)