Bom bunuh diri di Timbuktu tewaskan tentara Mali
Kamis, 21 Maret 2013 - 23:08 WIB
Bom bunuh diri di Timbuktu tewaskan tentara Mali
A
A
A
Sindonews.com – Seorang tentara Mali tewas dan dua lainnya menderita luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri yang mengenakan rompi bahan peledak, meledakan diri di dalam sebuah mobil yang terparkir di bandara Timbuktu, Mali utara, Kamis (21/3/2013).
"Sebuah mobil dekat Bandara Timbuktu meledak pada malam hari. Pelaku yang mengenakan rompi bahan peledak, tewas seketika. Sementara salah satu tentara yang terluka akibat ledakan itu, meninggal di rumah sakit,” kata seorang sumber di militer Mali.
Itu adalah serangan bunuh diri pertama di Timbuktu, sejak pasukan Perancis dan Mali menggempur kaum militan yang memiliki kaitan dengan al-Qaeda, dua bulan lalu.
"Ledakan itu terjadi di pos pemeriksaan militer Mali, tepat sebelum pos pemeriksaan Perancis. Kami tengah menyapu daerah itu untuk melihat, apakah ada penyerang lain di daerah tersebut," kata Kapten Samba Coulibaly, Juru Bicara pasukan Mali di Timbuktu, seperti dikutip dari Reuters.
Bom itu meledak, ketika sekelompok orang bersenjata terlibat baku tembak dengan tentara Prancis dan Mali. Kelompok bersenjata itu mencoba menyusup ke Timbuktu, yang telah diduduki kaum militan Islam hingga awal Januari lalu.
"Sejak tadi malam kita telah mendengar baku tembak di Timbuktu. Ada percobaan penyusupan dan baku tembak pun pecah,” kata seorang pejabat pemerintah lokal.
"Sebuah kendaraan yang membawa orang-orang bersenjata mencoba memasuki Timbuktu dengan kekerasan pada malam hari dan tentara Prancis serta pasukan Afrika membalasnya," jelas satu sumber keamanan di kota tersebut.
"Sebuah mobil dekat Bandara Timbuktu meledak pada malam hari. Pelaku yang mengenakan rompi bahan peledak, tewas seketika. Sementara salah satu tentara yang terluka akibat ledakan itu, meninggal di rumah sakit,” kata seorang sumber di militer Mali.
Itu adalah serangan bunuh diri pertama di Timbuktu, sejak pasukan Perancis dan Mali menggempur kaum militan yang memiliki kaitan dengan al-Qaeda, dua bulan lalu.
"Ledakan itu terjadi di pos pemeriksaan militer Mali, tepat sebelum pos pemeriksaan Perancis. Kami tengah menyapu daerah itu untuk melihat, apakah ada penyerang lain di daerah tersebut," kata Kapten Samba Coulibaly, Juru Bicara pasukan Mali di Timbuktu, seperti dikutip dari Reuters.
Bom itu meledak, ketika sekelompok orang bersenjata terlibat baku tembak dengan tentara Prancis dan Mali. Kelompok bersenjata itu mencoba menyusup ke Timbuktu, yang telah diduduki kaum militan Islam hingga awal Januari lalu.
"Sejak tadi malam kita telah mendengar baku tembak di Timbuktu. Ada percobaan penyusupan dan baku tembak pun pecah,” kata seorang pejabat pemerintah lokal.
"Sebuah kendaraan yang membawa orang-orang bersenjata mencoba memasuki Timbuktu dengan kekerasan pada malam hari dan tentara Prancis serta pasukan Afrika membalasnya," jelas satu sumber keamanan di kota tersebut.
(esn)