Perkuat sistem pertahanan rudal, China peringatkan AS

Selasa, 19 Maret 2013 - 12:52 WIB
Perkuat sistem pertahanan...
Perkuat sistem pertahanan rudal, China peringatkan AS
A A A
Sindonews.com - Hong Lei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China mendesak Amerika Serikat (AS) untuk "bertindak hati-hati." Pemerintah China memperingatkan AS, bahwa rencana mereka untuk memperkuat sistem pertahanan rudal untuk menanggapi ancaman Korea Utara hanya akan mengintensifkan antagonisme.

"Semua upaya peningkatan kapasitas militer hanya akan mengintensifkan antagonisme dan tidak akan membantu untuk memecahkan masalah," ungkap Lei seperti dilansir Presstv.

""Kami berharap, bahwa pihak-pihak terkait mengadopsi sikap bertanggung jawab dan bertindak hati-hati menyikapi masalah ini," ungkap Lei. "Sejauh ini, Beijing selalu berusaha untuk mencegah proliferasi rudal," imbuh Lei.

Desakan China datang, setelah Chuck Hagel, Menteri Pertahanan AS pada pekan lalu mengumumkan, bahwa mereka akan menyebarkan 14 rudal pencegat baru di Alaska. Keputusan itu merupakan bentuk langkah pencegahan atas ancaman serangan nuklir Korut terhadap AS beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu, Hagel juga mengutarakan rencana AS untuk meningkatkan fasilitas rudal AS di Jepang.

Ketegangan di Semenanjung Korea meningkat, setelah Korut melakukan uji coba nuklir ketiga mereka pada 12 Februari lalu. Uji coba ini memicu dijatuhkannya sanksi baru oleh Dewan Keamanan PBB atas Korut.

Awal bulan ini, situasi semakin memanas setelah Korsel memutuskan untuk tetap menggelar latihan perang bersama dengan AS selama dua bulan, meski Korut telah mengancam akan membatalkan perjanjian gencatan senjata yang menghentikan Perang Korea di era 1950-1953.

Korut juga telah mengeluarkan ancaman akan melancarkan serangan nuklir pendahuluan sebagai bentuk pertahanan diri, jika AS berani menyalakan “sumbu perang nuklir".

“Latihan perang bersama Korsel dan AS adalah sasaran utama habis-habisan sebagai tindakan untuk mempertahankan kedaulatan dan target pertama serangan tanpa ampun," jelas sang jubir.
(esn)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Jepang Segera Beli 400...
Jepang Segera Beli 400 Rudal Jelajah Tomahawk dari Amerika Serikat
5 Negara Sahabat China,...
5 Negara Sahabat China, 3 di Antaranya Musuh Amerika Serikat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Laporan PBB: Kapal-kapal...
Laporan PBB: Kapal-kapal Korut Langgar Sanksi di Perairan China
Berita Terkini
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
22 menit yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
1 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
2 jam yang lalu
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
3 jam yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
5 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved