Inggris suplai kendaraan lapis baja untuk pemberontak Suriah

Rabu, 06 Maret 2013 - 23:53 WIB
Inggris suplai kendaraan...
Inggris suplai kendaraan lapis baja untuk pemberontak Suriah
A A A
Sindonews.com - Inggris akan menyediakan pelindung tubuh dan kendaraan lapis baja bagi pemberontak Suriah. Demikian disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Inggris, William Hague, Rabu (6/3/2013), seperti dikutip dari The Daily Star.

Hague mengatakan, bantuan militer non-mematikan senilai USD20 juta diberikan pada pemberontak Suriah adalah respon yang diperlukan untuk situasi kemanusiaan ekstrim yang terjadi di Suriah.

"Faktanya, diplomasi yang mengambil waktu terlalu lama dan prospek untuk melakukan suatu terobosan langsung sangat tipis,” ujar Hague. Pengumuman ini dikeluarkan setelah Uni Eropa menyetujui pasokan non mematikan, peralatan militer, dan pelatihan untuk oposisi Suriah.

Sebelumnya, Pemerintah Inggris telah memberikan sejumlah peralatan, seperti generator listrik dan perangkat komunikasi bagi oposisi Suriah. Namun, Hague mengatakan, pemerintahnya dipaksa untuk melakukan upaya lebih aktif untuk mengakhiri kekerasan.

"Sekarang, kami juga akan menyediakan peralatan non-mematikan untuk melindungi warga sipil, melampaui apa yang telah kami berikan sebelumnya," katanya. "Ini tentu akan mencakup kendaraan lapis baja untuk membantu tokoh oposisi bergerak lebih bebas, serta peralatan perlindungan pribadi, termasuk pelindung tubuh," jelasnya.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry mengatakan, banyak negara sudah melatih para pemberontak sebagai bagian dari upaya untuk mengakhiri konflik brutal, di mana PBB memperkirakan sudah jatuh korban 70 ribu jiwa.
(esn)
Berita Terkait
Pengadilan Inggris Tetapkan...
Pengadilan Inggris Tetapkan Shamima Begum Bisa Kembali dari Suriah
Assad Punya Rp1,1 Triliun...
Assad Punya Rp1,1 Triliun di Rekening Bank Inggris yang Dibekukan
Inggris Potong Bantuan,...
Inggris Potong Bantuan, 40 Ribu Anak Suriah Berhenti Sekolah
Inggris Dilaporkan Selidiki...
Inggris Dilaporkan Selidiki Istri Assad atas Tuduhan Kejahatan Perang
Kisah Maya Ghazal, Pengungsi...
Kisah Maya Ghazal, Pengungsi Cantik Pertama di Dunia yang Jadi Pilot Penerbangan
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
1 jam yang lalu
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
3 jam yang lalu
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
3 jam yang lalu
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
4 jam yang lalu
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
5 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved