Inggris minta oposisi Suriah tetap ikut dialog internasional
Minggu, 24 Februari 2013 - 21:33 WIB
Inggris minta oposisi Suriah tetap ikut dialog internasional
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Inggris mendesak perwakilan pemberontah Suriah yang tergabung dalam Koalisi Nasional Suriah, agar tidak menarik diri dari pertemuan internasional yang membahas krisis di Suriah. Inggris meminta Koalisi Nasional Suriah agar tidak menyerah pada keadaan.
Menurut Inggris, saat ini bukan waktunya untuk menyerah. “Penting untuk menjaga dialog antara kekuatan internasional dan koalisi Suriah, yang berusaha menggulingkan rezim Presiden Bashar al-Assad,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Inggris, Sabtu (23/2/2013), seperti dikutip dari Al-Arabiya.
Koalisi Nasional Suriah menarik diri dari pertemuan-pertemuan internasional, sebagai bentuk protes terhadap "keheningan" dunia internasional. Koalisi Nasional Suriah kekuatan dunia karena gagal menghentikan pembantaian di Suriah. Salah satu contohnya adalah serangan rudal pemerintah Suriah ke Kota Aleppo yang menewaskan sedikitnya 29 orang.
Koalisi Nasional Suriah mengancam akan menarik diri dari pertemuan Friends of Suriah di Roma, pertengahan pekan depan. Selanjutnya, pertemuan Friends of Suriah akan digelar di Rusia dan Amerika Serikat.
"Inggris sedang mempersiapkan tawaran lebih lanjut soal dukungan kepada Koalisi Nasional di Roma. Dan, kami mendesak mereka untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka," lanjut Juru Bicara itu.
"Koalisi ini membuat kemajuan, itu tidak mudah. Tapi, sekarang bukan saatnya menyerah," kata juru bicara itu. "Kami berbagi rasa frustasi umum tentang situasi di Suriah dan kengerian yang dilakukan oleh rezim Assad,” lanjutnya.
"Kami sangat percaya bahwa masyarakat internasional dan Koalisi Nasional Suriah perlu bekerja sama untuk mengatasi situasi. Jadi hal penting, bahwa kami terus melakukan dialog yang konstruktif. Pertemuan di Roma akan menjadi kesempatan yang berguna bagi koalisi dan menteri dari negara-negara yang mendukung melanjutkan dialog ini," tambahnya.
Menurut Inggris, saat ini bukan waktunya untuk menyerah. “Penting untuk menjaga dialog antara kekuatan internasional dan koalisi Suriah, yang berusaha menggulingkan rezim Presiden Bashar al-Assad,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Inggris, Sabtu (23/2/2013), seperti dikutip dari Al-Arabiya.
Koalisi Nasional Suriah menarik diri dari pertemuan-pertemuan internasional, sebagai bentuk protes terhadap "keheningan" dunia internasional. Koalisi Nasional Suriah kekuatan dunia karena gagal menghentikan pembantaian di Suriah. Salah satu contohnya adalah serangan rudal pemerintah Suriah ke Kota Aleppo yang menewaskan sedikitnya 29 orang.
Koalisi Nasional Suriah mengancam akan menarik diri dari pertemuan Friends of Suriah di Roma, pertengahan pekan depan. Selanjutnya, pertemuan Friends of Suriah akan digelar di Rusia dan Amerika Serikat.
"Inggris sedang mempersiapkan tawaran lebih lanjut soal dukungan kepada Koalisi Nasional di Roma. Dan, kami mendesak mereka untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka," lanjut Juru Bicara itu.
"Koalisi ini membuat kemajuan, itu tidak mudah. Tapi, sekarang bukan saatnya menyerah," kata juru bicara itu. "Kami berbagi rasa frustasi umum tentang situasi di Suriah dan kengerian yang dilakukan oleh rezim Assad,” lanjutnya.
"Kami sangat percaya bahwa masyarakat internasional dan Koalisi Nasional Suriah perlu bekerja sama untuk mengatasi situasi. Jadi hal penting, bahwa kami terus melakukan dialog yang konstruktif. Pertemuan di Roma akan menjadi kesempatan yang berguna bagi koalisi dan menteri dari negara-negara yang mendukung melanjutkan dialog ini," tambahnya.
(esn)