Pemberontak Mali klaim serangan bom di Kidal

Jum'at, 22 Februari 2013 - 15:48 WIB
Pemberontak Mali klaim...
Pemberontak Mali klaim serangan bom di Kidal
A A A
Sindonews.com – Kelompok pemberontak Mali yang memiliki hubungan dengan al-Qaeda dan Jihad Islam di Afrika Barat (MUJAO) mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom mobil di Kota Kidal yang melukai 2 orang.

Serangan bom mobil yang terjadi pada Kamis 21 Februari itu adalah serangan bom pertama dalam masa intervensi militer Perancis di Mali. Bom mobil ini meledak di dekat sebuah kamp yang dihuni pasukan Perancis dan Chad.

MUJAO mengaku tak kesulitan untuk masuk ke Kota Kidal dan meledakkan mobil, seperti yang direncanakan pemberontak. "Lebih banyak ledakan akan terjadi di seluruh wilayah kami," kata juru bicara MUJAO, Abu Walid Sahraoui.

Ia juga mengatakan, kelompok itu telah mengirimkan pejuang ke Kota Gao, di mana bentrokan dengan pasukan yang didukung Perancis tengah berlangsung. Masuknya kembali kaum pemberontak ke Kota Gao memang telah menimbulkan pertempuran sengit di kota itu.

Dilaporkan, sekitar 40 kaum pemberontak menyusup masuk ke Kota Gao melalui desa-desa di sekitar kota tersebut. Pemberontak membakar gedung pengadilan dan menduduki Balai Kota Gao.

Namun, Menteri Pertahanan Prancis, Jean-Yves Le Drian menegaskan, bahwa pasukan gabungan Perancis dan Mali akhirnya bisa memukul mundur pemberontak yang menyusup ke Gao. “Lima pemberontak tewas dalam pertempuran itu dan situasi telah kembali normal," ujar Le Drian.

Mundur dari pertempuran adalah taktik yang diterapkan oleh kaum pemberontak. “Pasukan kami telah diperintahkan untuk menyerang. Jika musuh lebih kuat, kita akan menarik kembali dan akan kembali jika lebih kuat, sampai kita membebaskan Gao," kata Sahraoui.
(esn)
Berita Terkait
Tuntut Presiden Mundur,...
Tuntut Presiden Mundur, Demonstran Duduki Stasiun TV Pemerintah Mali
Diduga Pemberontakan,...
Diduga Pemberontakan, Suara Tembakan Terdengar di Kamp Militer Mali
Sepuluh Tentara Mali...
Sepuluh Tentara Mali Tewas Setelah Disergap Militan
Tersangka Pelaku Penyerangan...
Tersangka Pelaku Penyerangan Presiden Mali Meninggal dalam Tahanan
Presiden Negara-negara...
Presiden Negara-negara Afrika Barat Akan Kunjungi Mali
Militer Mali Berjanji...
Militer Mali Berjanji Gelar Pemilu Pasca Lakukan Kudeta
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
2 jam yang lalu
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
3 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
5 jam yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
7 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
9 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
10 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved