Turki minta Spanyol & Perancis ekstradisi anggota PKK

Jum'at, 15 Februari 2013 - 10:19 WIB
Turki minta Spanyol...
Turki minta Spanyol & Perancis ekstradisi anggota PKK
A A A
Sindonews.com - Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan meminta Perancis dan Spanyol untuk mengekstradisi puluhan angggota Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang ditangkap oleh polisi Spanyol dan Prancis, Kamis (15/2/2013).

"Selama ini teroris tidak pernah diserahkan kepada kami. Sikap itu sangat tidak masuk akal, karena kami menginginkan hasil," ungkap Erdogan seperti dilansir Presstv

Erdogan menambahkan, bahwa Turki telah menandatangani perjanjian ekstradisi dengan Spanyol dan Perancis, kesepakatan umum bersama untuk melawan organisasi teroris. Sebelumnya, Erdogan juga mengkritik Uni Eropa (UE) yang dinilai telah gagal untuk mengambil langkah hukum terhadap kelompok yang mereka cap sebagai teroris. Dia juga menuduh UE melindungi tersangka teror yang terus melancarkan serangan di Turki. "Kesabaran (Turki) sudah habis," ungkap Erdogan.

Awal pekan lalu, pemerintah Prancis melaporkan telah menangkap 17 orang anggota senior PKK dalam rangka penyelidikan anti-teror. Di hari yang sama, polisi Spanyol mengatakan, mereka telah menangkap 11 anggota PKK di Madrid, Barcelona, dan wilayah pesisir Murcia dalam operasi "Cappadocia", operasi penyelidikan anti teror.

"Polisi telah memutus jaringan keuangan anggota teroris PKK di Spanyol. Selama proses penggerebekan, polisi meyita dua senjata dan uang tunai senilai 28 ribu Euro," ungkap Kementerian Dalam Negeri Spanyol, seperti dilansir hurriyetdailynews.

PKK yang didaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa, mengangkat senjata pada 1984 dalam upaya untuk menciptakan negara Kurdi di wilayah Tenggara Turki. Sejak itu, lebih dari 35 ribu orang telah tewas dalam konflik yang melibatkan berbagai kelompok.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
7 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
8 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
9 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
10 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
11 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
12 jam yang lalu
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved