Filipina: Dana dari AS bukan kompensasi, tapi bantuan

Senin, 04 Februari 2013 - 21:11 WIB
Filipina: Dana dari...
Filipina: Dana dari AS bukan kompensasi, tapi bantuan
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Filipina memberikan klarifikasi soal dana senilai USD100 ribu yang diberikan Amerika Serikat (AS) terkait rusaknya terumbu karang di Tubbataha Reef. Menurut Pemerintah Filipina, dana ini adalah bantuan, dan bukan kompensasi seperti yang diberitakan sebelumnya.

Juru Bicara Kantor Kepresidenan Filipina, Edwin Lacierda mengatakan, pemerintahnya belum menentukan jumlah denda yang akan dikenakan akibat kerusakan terumbu karang di Tubbataha Reef yang disebabkan oleh kapal militer AS USS Guardian pada 17 Januari silam.

"Itu bukan kompensasi, tapi bantuan. Kita masih harus menentukan jumlah denda yang akan dikenakan, berdasarkan pada penilaian akhir kerusakan yang disebabkan ke karang dan yang belum selesai," jelas Lacierda, seperti dikutip dari Xinhua, Senin (4/2/2013).

Dia mengatakan, bahwa penyelam Filipina akan terus melakukan penilaian untuk menentukan tingkat kerusakan yang dilakukan oleh kapal penyapu ranjau AS tersebut. "Pengukuran akhir tingkat kerusakan akan dilakukan setelah kapal telah terbebas," katanya.

Sebelumnya, Kedubes AS di Manila mengumumkan akan membayar kompensasi 4,1 juta Peso (USD100 ribu) untuk biaya restorasi karang di gugusan Tubbataha Reef, di Laut Sulu, Filipina. Pernyataan ini disampaikan oleh Kedubes AS di Filipina, Minggu (3/2/2013).

"Akibat kerusakan yang disebabkan oleh kecelakaan kapal AS USS Guardian di Tubbataha Reef, AS telah menyatakan penyesalan dan siap untuk memberikan kompensasi sesuai dengan keinginan Republik Filipina," sebut pernyataan Kedubes AS, seperti dikutip dari Xinhua.
(esn)
Berita Terkait
Negara-negara Asia Tenggara...
Negara-negara Asia Tenggara Sekutu Amerika Serikat
Media Amerika Serikat:...
Media Amerika Serikat: Vietnam Berisiko Gagal, Timnas Indonesia Punya Tugas Mudah
Melunak, Filipina Cabut...
Melunak, Filipina Cabut Ancaman Akhiri Pakta Militer dengan AS
Menhan Filipina Mengaku...
Menhan Filipina Mengaku Didesak China Hentikan Tinjauan Pakta Pertahanan dengan AS
AS-Filipina Gelar Pertemuan...
AS-Filipina Gelar Pertemuan Soal Perjanjian Pertahanan, China Waspada
Duterte Gantung Nasib...
Duterte 'Gantung' Nasib Perjanjian Kunjungan Pasukan AS
Berita Terkini
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
1 jam yang lalu
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
4 jam yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
5 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
6 jam yang lalu
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
8 jam yang lalu
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
8 jam yang lalu
Infografis
AS Tepis Bisa Matikan...
AS Tepis Bisa Matikan Jet Tempur Siluman F-35 dari Jarak Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved