AS bayar kompensasi untuk kerusakan batu karang di Filipina
Minggu, 03 Februari 2013 - 23:19 WIB
AS bayar kompensasi untuk kerusakan batu karang di Filipina
A
A
A
Sindonews.com - Amerika Serikat (AS) berjanji akan membayar kompensasi 4,1 juta Peso (USD100 ribu) untuk biaya restorasi karang di gugusan Tubbataha Reef, di Laut Sulu, Filipina. Pernyataan ini disampaikan oleh Kedubes AS di Filipina, Minggu (3/2/2013).
"Akibat kerusakan yang disebabkan oleh kecelakaan kapal AS USS Guardian di Tubbataha Reef, AS telah menyatakan penyesalan dan siap untuk memberikan kompensasi sesuai dengan keinginan Republik Filipina," sebut pernyataan Kedubes AS, seperti dikutip dari Xinhua.
Menurut pengamatan terbaru oleh National Marine Park di Tubbataha Reef, lebih dari 4.000 meter persegi karang di kawasan itu rusak akibat kecelakaan USS Guardian, yang tak lain adalah kapal perang milik Armada Ketujuh Angkatan Laut AS.
"Melalui US Agency for International Development (USAid) yang bekerjasama dengan Partnership Support Coral Triangle (CTSP), 4,1 juta peso akan diberikan kepada universitas Filipina untuk mendukung penelitian restorasi karang Tubbataha Reef," lanjut pernyataan Kedubes AS.
Jumlah tersebut akan mencakup studi untuk mengembangkan rencana teknis untuk rehabilitasi terumbu karang. Pada saat yang sama, pemerintah AS juga berencana untuk menawarkan pendanaan survei untuk perbaikan situs tersebut.
"Selain kompensasi, pemerintah AS sedang merencanakan sejumlah kegiatan lain yang akan menggarisbawahi komitmennya untuk pemulihan Tubbataha dan perlindungan sumber daya kelautan di Filipina," lanjut pernyataan itu.
"Akibat kerusakan yang disebabkan oleh kecelakaan kapal AS USS Guardian di Tubbataha Reef, AS telah menyatakan penyesalan dan siap untuk memberikan kompensasi sesuai dengan keinginan Republik Filipina," sebut pernyataan Kedubes AS, seperti dikutip dari Xinhua.
Menurut pengamatan terbaru oleh National Marine Park di Tubbataha Reef, lebih dari 4.000 meter persegi karang di kawasan itu rusak akibat kecelakaan USS Guardian, yang tak lain adalah kapal perang milik Armada Ketujuh Angkatan Laut AS.
"Melalui US Agency for International Development (USAid) yang bekerjasama dengan Partnership Support Coral Triangle (CTSP), 4,1 juta peso akan diberikan kepada universitas Filipina untuk mendukung penelitian restorasi karang Tubbataha Reef," lanjut pernyataan Kedubes AS.
Jumlah tersebut akan mencakup studi untuk mengembangkan rencana teknis untuk rehabilitasi terumbu karang. Pada saat yang sama, pemerintah AS juga berencana untuk menawarkan pendanaan survei untuk perbaikan situs tersebut.
"Selain kompensasi, pemerintah AS sedang merencanakan sejumlah kegiatan lain yang akan menggarisbawahi komitmennya untuk pemulihan Tubbataha dan perlindungan sumber daya kelautan di Filipina," lanjut pernyataan itu.
(esn)