Iran gantung 5 penjual 1 ton opium

Sabtu, 02 Februari 2013 - 18:39 WIB
Iran gantung 5 penjual...
Iran gantung 5 penjual 1 ton opium
A A A
Sindonews.com - Departemen Peradilan Iran mengatakan, penjara Iran di Provinsi Kerman telah melangsungkan hukuman gantung lima narapidana. Kelima orang tersebut dinyatakan bersalah karena terlibat dalam perdagangan narkotika, seperti dilaporkan kantor berita ISNA, Sabtu (2/2/2013).

"Kelima pria tersebut dikirim ke tiang gantung di Kota Kerman karena telah menjual lebih dari 1 ton opium beserta kepemilikan sejumlah senjata militer, Rabu lalu," ungkap Departemen Peradilan Iran dalam sebuah pernyataan.

Iran memang melakukan kebijakan untuk menjatuhkan hukuman mati para pelaku kejahatan perampokan bersenjata, perdagangan narkoba, dan perzinahan. Iran merupakan salah satu negara yang melakukan eksekusi mati paling banyak di dunia. Selain Iran, China, Arab Saudi, dan Amerika Serikat juga kerap melakukan eksekusi hukuman mati.

Kelompok HAM yang berbasis di New York, Amnesty International telah mengutuk eksekusi mati ini. Namun, Teheran menilai hukuman mati penting dipertahankan demi ketertiban, mengingat hukuman tersebut hanya akan dijatuhkan melalui sebuah proses peradilan yang terjamin.
(esn)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
30 menit yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
1 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
2 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
3 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
4 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved