Diculik 50 tahun lalu, wanita ini kembali bertemu ibunya

Senin, 21 Januari 2013 - 19:08 WIB
Diculik 50 tahun lalu,...
Diculik 50 tahun lalu, wanita ini kembali bertemu ibunya
A A A
Sindonews.com - Seorang wanita Spanyol sangat beruntung karena dapat kembali bertemu dengan ibu kandungnya, setelah hampir 50 tahun berpisah. Diduga, wanita tersebut merupakan salah satu korban penculikan bayi di masa pemerintahan Rezim Francisco Franco, salah satu pemimpin Spayol di era 1939 hingga 1973.

Franco merupakan pemimpin junta militer dan membentuk Pemerintahan Nasionalis Spanyol pada 1936. Posisinya sebagai pemimpin tertinggi panglima Spanyol diakui oleh pemimpin Fasis Italia, Benito Mussolini dan Pemimpin Nazi Jerman, Adolf Hitler.

Saat memimpin Spanyol, salah satu kebijakan Franco adalah mengizinkan pengambilan bayi yang dilahirkan oleh setiap pasangan dari sayap kiri lawan ataupun dari wanita yang hamil di luar nikah.

Nampaknya, ikatan bathin antara ibu dan anak ini cukup kuat. Meski sudah 50 tahun berlalu, sang anak merasa bahwa dirinya merupakan salah satu dari ratusan bayi yang dicuri dari ibunya selama rezim pemerintahan Franco.

Polisi menuturkan, wanita yang tinggal di wilayah timur Valencia tersebut lantas meminta bantuan hukum untuk mencari ibu kandungnya. Satu-satunya tindakan yang dapat diambil oleh pihak kepolisian adalah mencari DNA wanita lain yang cocok dengan DNA wanita tersebut. Dengan mencari tahun lahir dan kecocokan DNA, polisi akhirnya berhasil menemukan ibu kandung wanita tersebut.

"Dia sangat terkejut dan senang saat tahu bahwa anaknya masih hidup," ungkap polisi saat diberitahu bahwa anak kandungnya masih hidup. Ibu biologis wanita tersebut tentu saja sangat bahagia dapat bertemu dengan anaknya.

Sebab, setelah melahirkan pada 1964 silam, pihak rumah sakit tempatnya melahirkan mengatakan bahwa anaknya meninggal dunia. Namun, dalam hati kecilnya, sang ibu yakin bahwa bayi yang dia lahirkan masih hidup.
(esn)
Berita Terkait
Keterkejutan Sosial
Keterkejutan Sosial
Saatnya Makna Baru Kata...
Saatnya Makna Baru Kata Sosial dalam Media Sosial
Pemprov DKI Gelontorkan...
Pemprov DKI Gelontorkan Rp17,18 Triliun untuk Program Bantuan Sosial
Komite III DPD RDP dengan...
Komite III DPD RDP dengan Jasa Raharja Bahas Sistem Jaminan Sosial Nasional
Ganjar: Tugas Negara...
Ganjar: Tugas Negara Menciptakan Keadilan Sosial, Bukan Bantuan Sosial
Komunikasi Jaminan Sosial
Komunikasi Jaminan Sosial
Berita Terkini
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
16 menit yang lalu
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
44 menit yang lalu
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
3 jam yang lalu
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
4 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
6 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
10 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved